Logo Sulselsatu

Baru Tahun Ketiga, Rata-rata Capaian RPJMD Parepare Kini di Angka 83.15 Persen

Asrul
Asrul

Selasa, 13 April 2021 13:24

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Terjadinya perubahan kebijakan Nasional dengan terbitnya rencana pembangunan jangka nasional tahun 2020 – 2024 dan adanya perubahan regulasi yang mempengaruhi kinerja Pembangunan Daerah, Pemerintah Kota Parepare menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) perubahan RPJMD 2018-2023.

Kegiatan tersebut dibuka Walikota Parepare HM Taufan Pawe, dihadiri Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim, Ketua DPRD Andi Nurhatina Tipu, Sekretaris Daerah Iwan Asaad, Para Pimpinan SKPD, Asisten, Kabag, Camat dan Lurah, di Ruang Pola Kantor Walikota, Senin (12/4/2021).

Kepala Bappeda Kota Parepare Samsuddin Taha dalam laporannya mengatakan, perubahan RPJMD Kota Parepare tahun 2018 – 2023 didasarkan pada ketentuan Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang hasil pengendalian dan evaluasi RPJMD menunjukkan perlunya penyesuaian target kinerja termasuk dengan terjadinya pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi pencapaian target RPJMD.

Kendati demikian, capaian RPJMD Parepare beberapa di antaranya hampir memenuhi 100 persen ketercepaian meskipun masih berada pada tahun ketiga periode kepemimpinan Taufan Pawe dan Pangerang Rahim.

“Saya menerjemahkan Musrenbang perubahan RPJMD karena pergeseran paradigma, adanya regulasi yang mengharuskan kita lakukan perubahan karena pandemi. Kalau kita lihat by data, RPJMD kita cukup menggembirakan,” sambung Taufan Pawe, Wali Kota Parepare, dalam sambutannya.

Taufan Pawe mencontohkan beberapa variabel ketercapaian dibandingkan Provinsi Sulawesi Selatan dan sejumlah daerah di Ajattappareng.

“Tingkat pertumbuhan ekonomi kita dibanding Sulsel, kita mines 0.08, Sulsel 0.70. Ini menandakan tingkat pertumbuhan ekonomi kita masih lebih bagus dari Sulsel. Di Pinrang 0.44, Barru 0.87, Sidrap 0.59, dan Enrekang 1.25. Saya selalu berbicara by data, data yang dikeluarkan oleh BPS menunjukkan bahkan kondisi pertumbuhan perekonomian kita tetap sehat dan terkendali di masa pandemi,” urai Taufan.

Lanjut Taufan, tingkat kemiskinan juga menunjukkan trend menggembirakan karena terjadi penurunan. “Tingkat kemiskinan Parepare 5,44, Sulsel 8,72 dan nasional 9,78. Daerah lain, Pinrang 8.86, dan Barru 14.44,” detail Taufan.

Dari data tersebut, digambarkan bahwa RPJMD sebagai saripati janji politik Taufan dan Pangerang ini telah banyak terpenuhi dan melampaui target. “Kesimpulan setelah mencermati data, rata-rata capaian RPJMD sudah 83.15 persen di tahun 2020 padahal kita belum selesaikan tahun ketiga.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar10 Agustus 2026 06:49
Kebakaran di NIPAH PARK Padam Kurang dari 30 Menit, Mal Kembali Beroperasi Normal
Kebakaran terjadi di area NIPAH PARK Makassar pada Minggu malam (9/8/2026) saat operasional mal menjelang berakhir. Api berhasil dikendalikan dalam wa...
Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...