Logo Sulselsatu

Pemprov dan Kemenkes Bakal Bangun RS Pusat Otak Nasional, Segini Anggarannya

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 04 Juni 2021 17:53

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan RI Prof Abdul Kadir, di Baruga Lounge kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (04/06/2021).

Pertemuan keduanya membahas tentang lanjutan pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) di Sulsel. Kata Sudirman pihak kementerian akan melakukan survei beberapa titik lokasi rencana pembangunan RS tersebut.

“Rencana pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.” ungkap Andi Sudirman.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Sudirman mengatakan pembangunan RS tersebut akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 900 miliar dari APBN, Sementara untuk pengerjaan fisik akan dilakukan pada tahun 2022 mendatang.

Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini, kata dia, bukan hanya menangani otak, namun juga bisa menjadi pusat penanganan jantung, stroke, kanker dan lainnya.

“Anggarannya sekitar Rp 900 Miliar dari APBN, sementara Untuk rencana proses pengerjaan fisik diperkirakan pada tahun 2022. Saat ini, masih melakukan survei lokasi di beberapa lahan aset milik Pemprov,” jelasnya

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Sudirman sendiri mengaku mendukung penuh langkah Kemenkes RI untuk membangun RS tersebut, meski begitu Sudirman menyarankan untuk menggunakan penamaan Rumah Sehat pada rencana pembangunan RS tersebut.

“Kita usul agar nomenklatur sedianya bisa diubah nama menjadi rumah sehat sehingga masyarakat ke Rumah Sehat bukan karena sakit tapi lebih banyak karena itu, lanjut dia, untuk mendukung hal itu nantinya akan dibantu melalui Puskesmas. Seperti namanya sebagai Pusat kesehatan masyarakat, bisa menjasifatnya preventif. Kita ingin menggagas rumah sehat, meski ada penanganan melalui recovery (pemulihan), namun kita lebih perkuat bagaimana pencegahan,” pungkasnya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...