Logo Sulselsatu

Forkopimda Parepare: Tidak Ada Takbir Keliling Idul Adha 1442 H

Midkhal
Midkhal

Jumat, 16 Juli 2021 17:25

Walikota Parepare, Taufan Pawe.
Walikota Parepare, Taufan Pawe.

SULSELSATU.com, Parepare – Walikota Parepare, Taufan Pawe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyepakati pelaksanaan takbir keliling pada malam lebaran Idul Adha 1442 H, ditiadakan.

Sebagai gantinya, pelaksanaan takbiran pada malam hari raya Idul Adha 1442 dilakukan di masjid.

Selain itu, pelaksanaan salat Idul Adha juga diizinkan dilakukan di masjid dengan catatan pembatasan, hanya 25 persen dari kapasitas masjid.

Baca Juga : Ketua IKM Parepare Tutup Usia, Taufan Pawe Berduka

Putusan itu juga berkesesuaian dengan Surat Edaran Gubernur Sulsel perihal pelaksanaan salat Idul Adha bernomor 451.11/6812/B.Kesra.

Sponsored by MGID

“Pelaksanaan takbir keliling ditiadakan, namun kegiatan takbiran dapat dilaksanakan secara terbatas di masjid-masjid. Sementara salat Idul Adha diatur dengan protokol kesehatan secara ketat dalam jumlah terbatas yaitu 25 persen. Karena interaksi jika dilakukan di lapangan tidak dapat dibendung seperti yang telah dilaksanakan pada saat Idul Fitri lalu,”jelas Taufan.

Ketua DPD I Golkar Sulsel juga menjelaskan teknis pembagian hewan kurban agar tidak menimbulkan kerumunan.

Baca Juga : Boleh di Masjid, Taufan Pawe Pilih Salat Idul Adha di Rumah

“Sesuai surat edaran Plt Gubernur bahwa penyembelihan hewan kurban itu hanya dilakukan oleh panitia dan daging diantar langsung ke rumah masing-masing warga,” pesan Taufan.

Hal senada juga dikatakan Kepala Kementerian Agama Kota Parepare, Abd Gaffar. “Sebagaimana yang dikatakan oleh Pak Wali, bahwa pelaksanaan takbiran dan salat Idul Adha hanya dilakukan di masjid, jadi tidak ada lagi di lapangan karena di lapangan kurang terkontrol. Namun di masjid bisa dikembangkan kapasitas 25 persen itu dengan cara pemasangan tenda di luar masjid,” urai Gaffar.

Abd Gaffar menyebutkan, jumlah masjid di Parepare yang difungsikan dalam pelaksanaan salat Idul Adha mencapai 500.

Baca Juga : Parepare Ditunjuk Sebagai Lokus Penanganan dan Pencegahan Stunting Nasional

“Sesuai surat edaran Kementerian Agama bahwa memang Kementerian Agama, dan penyuluh, wajib hukumnya untuk melaksanakan pengawasan dan pemantauan di masing-masing masjid. Insya Allah kami akan langsung tindaklanjuti setelah Surat Edaran Walikota dibagikan,” imbuhnya.

Penulis : Andi Fardi
Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video24 Juli 2021 23:23
VIDEO: Viral, Perempuan di Madura Gotong Keranda Jenazah ke Kuburan
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan perempuan paruh baya menggontong keranda jenazah viral di media sosial. Video tersebut terjadi di s...
Video24 Juli 2021 21:28
VIDEO: Pria Terpapar Covid-19 di Sumatera Utara Malah Dianiaya Warga
SULSELSATU.com – Seorang pria yang diduga terpapar Covid-19 dianiaya oleh sejumlah warga viral di media sosial. Video tersebut terjadi di Desa S...
Makassar24 Juli 2021 19:47
Plt Gubernur Sulsel Ucapkan Belasungkawa Meninggalnya Taufik Fachruddin
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Komisaris...
Sponsored by MGID
Video24 Juli 2021 19:43
VIDEO: Satpol PP Makassar Bongkar Tembok Pembatas Jalan Masuk Rumah Tahfidz
SULSELSATU.com – Tembok pembatas akses jalan ke rumah tahfidz akhirnya dibongkar oleh petugas Satpol PP Kota Makassar pada Sabtu (24/7/2021) . S...