Logo Sulselsatu

Dua Bendungan di Wajo Diresmikan Presiden Jokowi, Andi Sudirman: Terima Kasih Pak Presiden

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 09 September 2021 17:02

Dua Bendungan di Wajo Diresmikan Presiden Jokowi, Andi Sudirman: Terima Kasih Pak Presiden

SULSELSATU.com WAJO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis, (09/09/2021).

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi meresmikan dua bendungan diantaranya, Bendungan Passeloreng dan Bendung Gilireng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, bendungan Passeloreng dan bendung Gilireng di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulsel siang hari ini saya nyatakan diresmikan,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga : Diparkir Jadi Staf Ahli, Jayadi Nas Isyaratkan Kembali ke Kampus Unhas

Bendungan dan bendung ini secara resmi difungsikan, setelah Presiden Jokowi meresmikan dengan menarik tuas pintu air dan melakukan penandatangan prasasti. Hadir juga sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Plt Gubernur Sulsel dan Bupati Wajo.

Sponsored by MGID

“(Bendungan Passeloreng dan Bendung Gilireng) Akan sangat bermanfaat untuk mendukung Sulsel sebagai lumbung pangan nasional,” sebut Jokowi.

Jokowi menyampaikan, untuk menciptakan ketahanan pangan maka suplai air sangat dibutuhkan. Untuk itu maka perlu hadir bendunagn yang dapat menyediakan air secara kontinu dan berkelanjutan. Tahun ini hingga Desember 2021 akan dan sudah selesai dibangun 17 bendungan di Indonesia.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Resmi Lantik 10 Pejabat Eselon II Pemprov Sulsel

Ia menyebutkan, bendungan ini akan memperkuat dan meningkatkan ketahanan pangan Indonesia. Serta diharapkan dapat menyuplai air yang akan dapat meningkatkan frekuensi tanam. Meningkatnya produksi lahan juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Juga berfungsi untuk daerah konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan memberikan alternatif pendapatan baru bagi masyarakat,” ucap Jokowi

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan terima kasihnya atas perhatian Presiden untuk Sulsel. Hadirnya Bendungan dan Bendung ini akan membantu Sulsel sebagai lumbung pangan Nasional. Apalagi saat ini Sulsel telah menyuplai beras hingga ke 27 Provinsi di Indonesia.

Baca Juga : Sulsel Kebut Vaksinasi, 1.378 Pelajar Jalani Vaksinasi Sehari di SMKN 4 Makassar

“Mewakili seluruh masyarakat Sulawesi Selatan kami ucapkan terima kasih kepada bapak Presiden. Sulsel sebagai Provinsi lumbung pangan Nasional sangat bersyukur atas perhatian Pemerintah Pusat dengan banyaknya pembangunan dan proyek strategis nasional yang dilaksanakan di Sulsel,” ungkapnya.

Baginya, dua infrastruktur dibidang pertanian ini merupakan bentuk apreasiasi khusus Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Jokowi kepada Sulsel sebagai penopang utama Pangan Nasional. “Kita masyarakat Sulawesi Selatan patut memanjatkan doa sebagai rasa syukur atas apa yang kita capai bersama hingga hari ini,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, bendungan Passeloreng dibangun sejak 2015-2020 dengan anggaran Rp 771,7 miliar dan memiliki daya tampung 138 juta meter kubik (M3) dan luas genangan 1.258 hektare dan bendungan ini mampu mengairi sawah 8.500 hektare.

Baca Juga : Sulsel Kebut Vaksinasi, 1.378 Pelajar Jalani Vaksinasi Sehari di SMKN 4 Makassar

Bendungan ini diharapkan dapat menyuplai air yang akan dapat meningkatkan frekuensi tanam. Meningkatnya produksi lahan juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Bendungan ini juga bermanfaat untuk ketahanan air yang bisa mereduksi banjir sungai Gilireng hingga 489 meter/detik dan menyediakan air baku 145 liter/detik yang akan melayani 6 kecamatan di Kabupaten Wajo.

Sementara, bendungan Gilireng dengan tipe mercu bertingkat dengan lebar bendung 50 meter. Memiliki pintu penguras dengan 4 buah tipe eletrik dengan debit intake 16,34 m3/detik. Memiliki manfaat mengairi daerah irigasi Gilireng seluas 8.500 hektare. Meningkatkan intensitas pertanaman (IP) semula 112 persen menjadi 300 persen untuk padi dan palawija. Juga dapat berfungsi sebagai objek wisata baru. Menelan anggaran Rp 200 miliar dengan masa pengerjaan 2018-2021.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar24 September 2021 21:16
Sosialisasi Pembangunan Akses Jalan Tol MNP, Danny Minta Utamakan Sipakalebbi Sipakatau Sipakainge
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) sosialisasi rencana pengadaan tanah bagi pembangunan akses jal...
Video24 September 2021 21:00
VIDEO: Viral, Pria Ini Lamar Pacarnya Pakai Presentasi Power Point
SULSELSATU.com – Seorang pria melamar kekasihnya pakai cara unik viral di media sosial. Dalam video tampak pria tersebut disaksikan calon mertua...
Adventorial24 September 2021 20:46
Tambal Joint Jembatan Sumpang, Taufan Pawe : Perbaikan Ruas Jalan Jadi Perhatian Pemerintah
SULSELSATU.com, Parepare — Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali turun membenahi ruas jalan ru...
Sponsored by MGID
Video24 September 2021 19:30
VIDEO: Polisi Tangkap Oknum ASN di Papua, Diduga Jadi Pemasok Senjata untuk KKB
SULSELSATU.com – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua diamankan pihak kepolisian. Pelaku berinisial ES diduga menjadi pemasok senjata api ...