SULSELSATU.com,Jeneponto – Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto menggelar Panen Raya Jagung Nusantara Varietas NK 212 di Lingkungan Bila-Bilayya, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Rabu (29/09/2021).
Acara Panen Raya Jagung Nusantara ini digelar serentak di Seluruh Indonesia yang dibuka langsung oleh Mentri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo, melalui Live Virtual.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto, Kasi Pidsus Kejari Jeneponto, Ilma Ardy Riady, Kabag Sumda Polres Jeneponto, Kompol Abd Kadir, Kadis Pertanian Kabupaten Jeneponto, Ahmad S. Tunru.
Bupati Jeneponto, Iskandar Iskandar kepada awak media mengatakan, untuk lahan produksi Jagung di Jeneponto pada Musim rembengan (Barat) 35 Hektar, Musim Gaduh (Kemaru) 25 Hektar dan Musim Gaduh kedua 5 Hektar.
“Kenapa 5 Hektar karena kita takut sebab air tidak menentu. Andaikan air memadai pasti kita akan tanam jagung lebih luas lagi,”kata Iksan
Untuk jenis Jagung yang ditanam oleh Petani yakni NK 212 dan Pertiwi.
Sementara untuk hasil tanam khusus di musim Gaduh (Kemarau) itu menghasilan 7.8 Ton Jagung per hektar dan kalau musim Rembengan (Barat) bisa mencapai sampai 80 Ton per hektar.
“Sedangkan untuk harga Jagung saat ini Alhamdulillah sangat bagus, sekitaran Rp.5000 perkilo,”kata Iksan.
Ditempat yang sama, Kadis Pertanian Kabupaten Jeneponto, Ahmad.S Mengatakan pihaknya ingin sekali menyampaikan ke Menteri Pertanian perihal kendala dalam pertanian di Jeneponto.
“Tadi kami tidak sempat menyampaikan kendala pertanian kita karena waktunya yang singkat. Kendala pertanian kita irigasi yang harus diperbaiki. Selain itu, kami sangat butuh sekali bantuan Pompaniasi, Sumur Bor dan Sumur Dangkal,”katanya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap agar kementerian Pertanian memberikan bantuan mesin penggilingan jagung untuk Jeneponto.
“Kami juga sangat membutuhkan alat penggilingan jagung karena setiap produksi meningkat, petani masih menggunakan alat manual,”katanya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar