Logo Sulselsatu

Kakanwil Pertanahan Sulsel Gelorakan Berantas Mafia Tanah

Asrul
Asrul

Selasa, 23 November 2021 18:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PINRANG – Kepala Kantor pertanahan Wilayah Sulsel lakukan kunjungan di Kabupaten Pinrang, kunjungan yang dilakukan guna menghadiri deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan melayani di lingkungan Kantor Pertanahan Pinrang dan Kabupaten Enrekang.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN), Bambang Priono menegaskan pembangunan zona integritas ini untuk membuat pelayanan di lingkup BPN semakin baik.

Selain itu, Bambang juga mengatakan bahwa dilakukannya zona integritas ini untuk mencegah adanya mafia tanah.

Baca Juga : VIDEO: Kericuhan saat Tarkam di Pinrang, Panitia Hentikan Seluruh Pertandingan

“Mafia tanah itu oknum ya. Sudah ada ratusan oknum yang dapat punishment oleh pak menteri terkait tindakan tersebut,” kata Bambang.

Lanjut Bambang, lewat zona integritas ini, pimpinan instansi akan melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, dan jija berhasil maka tidak menutup kemungkinan mafia tanah itu akan selesai.

“Kita bersih-bersih dulu dari dalam. Kenapa bisa menjadi wilayah bebas korupsi, karena pimpinannya memberikan edukasi kepada rekan kerjanya,” tuturnya.

Baca Juga : VIDEO: Viral, Polisi Menangis Lihat Kondisi Bocah Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Pinrang

Terkait mafia tanah di Sulsel, Bambang menyebut sejauh ini tidak ada mafia yang didapat ataupun dipecat.

“Jika ada mafia, akan dilakukan usulan pemecatan. Kalau honorer yang melakukan itu langsung dipecat. Sementara untuk ASN ada prosesnya dulu. Harus diusulkan Kanwil ke menteri,” jelasnya.

Namun, menurutnya jika ada oknum yang terbukti melakukan hal tersebut, sebaiknya langsung mengundurkan diri.

Baca Juga : VIDEO: Pria di Pinrang Sandera Anaknya dan Ancaman Bunuh, Nangis saat Ditangkap

“Lebih bagus mengundurkan diri daripada menunggu pemecatan,” ujarnya.

Bambang juga mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika mendapat mafia tanah di lingkungannya.

“Segera lapor ke Kantor BPN di wilayah masing-masing. Sehingga bisa dicegah dan diproses secepatnya,” imbaunya.

Baca Juga : VIDEO: Kantor Desa Maroneng Terbakar Usai Kericuhan Eksekusi Lahan di Pinrang

Bambang berharap untuk setiap pimpinan instansi agar membangun penataan SDM, sistem, infrastruktur dan pengawasannya baik. Utamanya, integritas pegawai dibangun. Sehingga tidak ada sikap tercela yang dilakukan.

“Mudah-mudahan dalam pelaksanaan deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas BPN Pinrang dan Enrekang dapat dipertanggung jawabkan dan semoga bebas dari korupsi,” harapnya.

Ditempat yang sama, Kepala BPN Pinrang, Asih Lestari menuturkan pihaknya tidak segan-segan melakukan pemecatan jika terbukti adanya mafia tanah di ruang lingkupnya.

Baca Juga : VIDEO: Penampakan Pasca Eksekusi Lahan di Pinrang, Puluhan Bangunan Rata dengan Tanah

“Jika ada yang melapor, kami akan lakukan investigasi terlebih dahulu. Selanjutnya, jika terbukti maka dilakukan pemecatan,” tutupnya

Dalam kegiatan deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas BPN Pinrang dan Enrekang ini, juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah aset pemerintah Kabupaten Pinrang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Hasrul
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...