Logo Sulselsatu

Unjuk Rasa Desak Copot Kasatpol PP Jeneponto Nyaris Ricuh

Dedy
Dedy

Kamis, 02 Desember 2021 12:08

Massa aksi unjuk rasa mencoba menerobos masuk pintu pagar kantor Bupati Jeneponto, Kamis 2/12/2021 (Dedi)
Massa aksi unjuk rasa mencoba menerobos masuk pintu pagar kantor Bupati Jeneponto, Kamis 2/12/2021 (Dedi)

SULSELSATU.com,Jeneponto – Aksi Unjuk rasa yang mengatasnamakan diri dari Aliansi Aktivis dan Masyarakat Jeneponto nyaris ricuh dengan petugas Satpol PP Jeneponto depan Kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto dg Pasewang, Kamis (02/12/2021).

Puluhan massa yang melakukan aksi unjuk rasa ini mendesak Kasat Satpol-PP dan Damkar Jeneponto, Nasuhan untuk meminta dicopot dari jabatannya. Selain itu, Nasuhan juga didesak untuk meminta maaf secara terbuka kepada Ruslan (Pegawai PDAM Jeneponto).

Aksi unjuk rasa ini dipicu atas sikap Kasat Satpol PP dan Damkar Jeneponto, Nasuhan yang diduga melarang Ruslan untuk merangkul (tangan diatas Pundak red) Wabup Jeneponto, Paris Yaris diacara kunjungan Mentri Parwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di Wisata Bossolo di Kecamatan Rumbia, Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu (24/11/2021) lalu.

“Kami meminta kepada Kasatpol PP Jeneponto untuk segerah meminta maaf secara terbuka kepada saudara kami Ruslan dan meminta kepada Bupati Jeneponto untuk segerah mencopot Kasatpol PP dari jabatannya,”ujar salah satu Orator Kasi, Rais Nanggo

Setelah kurang lebih 15 menit menggelar aksi unjuk rasa namun tak seorang pun pejabat Pemkab Jeneponto yang menemuinya sehingga massa mencoba menerobos masuk pintu pagar kantor Bupati Jeneponto yang didalamnya ada puluhan anggota Satpol PP.

Beruntung, sejumlah pihak Kepolisian resort Jeneponto yang berada dilokasi mencoba menenangkan massa untuk tidak main anarkis. Bahkan Kepala Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Mansyur yang berada di lokasi langsung naik ke pintu pagar untuk menenangkan massa.

“Jangan ada yang terprovokasi, kita datang disini hanya untuk aksi damai,”ujar Mansyur.

Massa pun tenang dan kembali berorasi.

Setelah hampir satu jam melakukan aksi unjuk rasa, lagi lagi tak satupun pejabat Pemkab Jeneponto yang menemui mereka sehingga massa mencoba membakar ban bekas didepan pagar pintu masuk kantor Bupati, namun berhasil di halau polisi dan Massa pun terpaksa membubarkan diri.

Mereka berjanji akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan massa lebih banyak.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...
News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...