Logo Sulselsatu

Kantor Kejari Jeneponto Kembali Didemo Aktivis, Ini Tuntutanya

Dedy
Dedy

Senin, 06 Desember 2021 16:47

Forum Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Jeneponto menggelar Aksi Unjuk Rasa depan Kantor Kejari Jeneponto, Senin 06/12/2021 (Dedi)
Forum Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Jeneponto menggelar Aksi Unjuk Rasa depan Kantor Kejari Jeneponto, Senin 06/12/2021 (Dedi)

SULSELSATU.com,Jeneponto – Sejumlah Aktivis yang mengatasnamakan diri dari Forum Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Jeneponto kembali menggelar aksi unjuk rasa depan Kantor Kejaksaan Negeri Jeneponto, Jalan Sultan Hasanuddin, Senin (06/12/2021).

Dalam aksinya, mereka mendesak pihak Kejaksaan Negeri Jeneponto serius menangani sejumlah kasus dugaan Korupsi di Butta Turatea.

“Aksi demonstrasi hari ini adalah yang kedua kalinya dilaksanakan dalam hal menyampaikan kepada pihak kejaksaan atas dugaan tindak pidana korupsi dibeberapa desa terkhusus Desa Maero,”ujar Orator Aksi, Nurhidayat.

Ia berharap agar pihak Kejaksaan turun ke lapangan melakukan penyelidikan Perihal penggunaan anggaran dana desa (ADD) di Desa Maero, Kecamatan Bontoramba.

“Kejaksaan harus menyelidiki penggunaaan dana Desa Maero tahun 2021 yang kami curiga bahwa alokasi dana desa dan dana desa tahun 2021 telah terindikasi banyak terjadi dugaan tindak pidana korupsi,”pungkasnya.

Salah satu dugaan korupsi yang mereka curigai adanya indikasi dugaan korupsi, terkait pembangunan posko Covid-19 dan dana Bumdes.

“Untuk itu, meminta kepada kejaksaan negeri kabupaten Jeneponto untuk secara massif mengawasi penggunaan alokasi dana desa dan dana desa,”tambahnya.

Selain itu, Kejaksaan juga diminta untuk segera menuntaskan perkara dugaan tindak pidana korupsi secara tegas, dan menyeret seluruh pihak yang terkait secara menyeluruh, berkeadilan tanpa pandang bulu.

“Mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto agar segera melakukan proses hukum terhadap berbagai dugaan kejahatan rasuah pada pelaksanaan Program Sembako di Jeneponto dan
melanjutkan dugaan tindak pidana korupsi rumah gepeng,”katanya.

Tidak hanya itu, Nurhidayat juga mendesak Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesit untuk tegas dan serius menangani dugaan penggelapan anggaran gaji dan makan minum Pegawai DPRD Jeneponto serta kasus pencurian berkas di dinas PU.

“Kami minta agar kasus dugaan tindak pidana rasuah pada DPRD Jeneponto yang melibatkan oknum mantan Bendahara DPRD Jeneponto segerah di tuntaskan dan mengungkap kasus pencurian berkas administrasi proyek yang raib dikantor Dinas PUPR Jeneponto”tambahnya.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...