SULSELSATU.com, Jeneponto – Guncangan Gempa Bumi bermagnitudo 7,6 di Kedalaman 75 Kilo meter dari dasar laut Nusa Tenggara Timur (NTT), getaranya ikut dirasakan di Jeneponto, Selasa (14/12/2021) sekira pukul 11:22 Wita.
Salah satu warga Jeneponto yang merupakan petugas operator Sound Sistem Pemkab Jeneponto, Rahman Fitrah mengaku merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam ruangan aula kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto dg Pasewang.
“Saya tadi dalam (Aula) terasa getarannya,”ujar Rahman Fitrah kepada awak media.
Menurutnya, getaran tersebut terasa hanya sebentar.
“Getaranya sebentar sekali saya rasa”pungkasnya.
Sementara Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Mus Mulyadi membenarkan adanya gempa Bumi di NTT dan terasa getaranya ke Jeneponto.
“Benar getaranya terasa sampai di Jeneponto,”katanya.
Kata dia Gempa di NTT saat ini Jeneponto masuk statusnya Awas berdasarkan rilis dari BMKG.
“Berdasarkan rilis BMKG pukul 10.30 Wita untuk level Kabupaten Jeneponto masih status awas efek gempa di NTT,”katanya.
Adi kata sapaannya ini meminta agar masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Jeneponto aga segerah mungkin mengamankan diri sementara ke dataran tinggi untuk mengantisipasi adanya Tsunami.
“Kita himbau masyarakat Sekiranya untuk mengamankan diri sementara mengambil posisi aman apabila terjadi dampak Tsunami,”jelas.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar