Logo Sulselsatu

Wali kota Danny Libatkan Ahli Internasional, Nasional dan Lokal Tangani Slum di Kota Makassar

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 14 Desember 2021 14:33

Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Ist)
Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) mengapresiasi Asian Development Bank (ADB), karena memperhatikan kota Makassar dalam penanganan masalah kawasan kumuh di daerahnya.

Hat tersebut diutarakan Danny, usai memberikan sambutannya dihadapan peserta ADB Workshop Slum Assessment For Makassar City, secara virtual dikediaman pribadinya jalan Amirullah. Selasa (14/12/2021)

“Alhamdulillah Makassar ini, selalu menjadi perhatian ADB kerjasama antara Indonesia dan Australia, kemudian melibatkan semua profesional yang ahli dalam penataan kawasan kumuh,” kata Danny.

Baca Juga : Sempat Gagal di Tahun 2020, Pemkot Makassar Kembali Raih WTP dari BPK RI Di Bawah Kepemimpinan Danny Pomanto

Danny menyampaikan rasa bangganya, karena adanya kolaborasi antara internasional, nasional dan lokal, sehingga penataan kawasan kumuh menjadi perhatian yang sangat kuat.

“Saya menyampaikan tadi, kalau urusan performa lokal saya tanggung jawab, untuk mensukseskan acara ini mereka membiayai sendiri, kemudian kita dapat perencanaan ke Makassar City,” jelas Danny.

Walaupun dalam pertemuan ini, ada yang sedikit di kritisi oleh Danny terkait soal peta peta yang lama, dirinya meminta untuk menggunakan peta yang terbaru.

Baca Juga : Danny Paparkan Inovasi Pemkot Makassar Pada Agenda Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kota

“Pertama harusnya peta yang terbaru dan total yang akan datang. Kita sudah masukkan tata ruang, dan kedua analisis sosial harus betul-betul menjadi utama dulu, karena saya merancang lorong, saya mau lihat aspek sosial, karena itulah yang menjadi bagian yang sangat penting,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Makassar. Nirman Mungkasa mengatakan, ada sekitar 477,77 hektar yang mau dikelola yang ada SK nya.

“Pengelolaan kawasan kumuh ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi terkait; drainase, sampah,air minum, pengelolaan pembakaran, banyak asset yang terlibat disitu dan memang harus ada penanganan sosialnya seperti yang diutarakan bapak wali kota tadi,” terangnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis05 Oktober 2026 10:40
Promo Shocktober Asmo Sulsel Bisa Hemat hingga Rp8 Juta
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan promo “Shocktober – Promonya Bikin Shock, Apalagi Hematnya” sepanjang Oktober 2026....
Kriminal05 Oktober 2026 10:30
20 Motor Berknalpot Brong di Manggala Makassar Disita Polisi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 20 sepeda motor berknalpot brong disita polisi dalam penertiban kendaraan yang mengganggu ketertiban dan ken...
News05 Oktober 2026 10:26
Idrus Marham Dukung Rocky Gerung di Wantimpres, Kritik Dinilai Lebih Efektif dari Dalam
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ketua Umum Forum Nasional IKA PTKIN Se Indonesia, Idrus Marham mendukung keputusan Pre...
Olahraga05 Oktober 2026 05:50
Superco Superteam Juara, Taklukkan SSB Banjar Nusantara Kaltim 1-0
Tim Superco Superteam keluar sebagai juara Superco Superfest 2026 setelah mengalahkan SSB Banjar Nusantara asal Kalimantan Timur dengan skor 1-0 pada ...