Logo Sulselsatu

Polisi Belum Ungkap Pelaku Dugaan Pembunuhan Yasa di Jeneponto, Polisi : Masih Diselidiki

Dedy
Dedy

Rabu, 15 Desember 2021 23:44

Kondisi Korban Yasa saat ditemukan oleh warga. Pihak kepolisian yang berada di lokasi langsung memasang garis polisline (Int)
Kondisi Korban Yasa saat ditemukan oleh warga. Pihak kepolisian yang berada di lokasi langsung memasang garis polisline (Int)

SULSELSATU.com, Jeneponto – Kasus dugaan pembunuhan terhadap korban,
Yasa (45) warga Dusun Samataring, Kecamatan Kelara, Jeneponto hingga kini Pelakunya belum terungkap. Padahal kasus tersebut sudah hampir sepekan lamanya terjadi.

Dimana sebelumnya Yasa ditemukan tewas di tengah sawah di Kampung La’langbonia, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto dengan penuh luka dibeberapa bagian tubuhnya, Minggu (11/12/2021) lalu.

Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin kepada awak media, Rabu (15/12/2021) mengatakan, kasus kematian Yasa hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan kasus tersebut.

“Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dimana kita duga adalah korban kekerasan,” ujar Iptu Nasruddin.

Meski begitu, Nasruddin belum mengambil kesimpulan penuh soal dugaan pembunuhan tersebut. Jumlah pelaku juga hingga kini masih didalami.

“Berdasarkan hasil olah TKP pelaku lebih dari satu orang. Nanti kita lakukan proses penyelidikan untuk mengetahui berapa orang pelakunya,” jelasnya.

Ia mengaku sesaat sebelum tewasnya Yasa, korban dituding adalah sebagai pencuri. Namun, tudingan ini masih sepihak.

“Diduga pelaku pencurian ternak namun pada saat kejadian, kita tak menemukan adanya pencurian ternak,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan, korban ditemukan, mengalami beberapa luka pada bagian tubuhnya.

“Ada beberapa luka bekas dari benda tumpul dari lemparan batu,” bebernya.

Sementara salah satu keluarga Korban, Nasir Awing menaruh kecurigaan kematian korban tidak murni tewas begitu saja. Pihak keluarga meyakini Yasa menjadi korban pembunuhan.

“Tewas mengenaskan, dituduh pencuri tapi tidak ada bukti,” ujar Nasir Awing kepada awak media.

Nasir Awing berkeyakinan, korban dibunuh Lantara ditubuh korban terdapat beberapa luka.

“Banyak luka-lukanya itu. Batu, kayu, benda besi. Ada luka sobek, dibagian belakang,” tegasnya.

Nasir Awing pun mendesak kepolisian untuk segera memproses kasus ini. Dan meminta para pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Dikembangkan ini pembunuhan keluarga saya, supaya ditangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya,” pungkasnya.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...