Logo Sulselsatu

PAD Tidak Sesuai Target di Jeneponto, Sebagian Dana DAU Terancam Tak Dibayarkan?

Dedy
Dedy

Rabu, 29 Desember 2021 14:15

Kepala Dinas Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto, Armawi A. Paki (Foto Dok sulselsatu.com/Dedi)
Kepala Dinas Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto, Armawi A. Paki (Foto Dok sulselsatu.com/Dedi)

SULSELSATU.com,Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto terancam tidak membayarkan sejumlah Dana Alokasi Umum (DAU) ke sejumlah rekanan.

Kepala Dinas Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto, Armawi A. Paki, mengatakan, salah satu faktor sejumlah dana Dau tidak dibayarkan akibat pendapatan daerah tidak sesuai target.

“Beberapa sumber pendapatan yang telah direncanakan di tahun 2021 tidak sesuai dengan target yang ditetapkan sesuai yang ada di APBD 2021,”ujar Armawi kepada sulselsatu.com, Rabu (29/12/2021).

Untuk itu, Armawi mengakui jika ada beberapa dana DAU Terancam tidak dibayarkan bulan ini.

Sponsored by MGID

“Sehingga secara otomatis ada beberapa belanja juga yang tidak bisa dilakukan pembayaran,”pungkasnya.

Namun pihaknya tetap akan membayarkan dana DAU ketika ada transferan masuk.

“Kalau ada lagi Transferan masuk dalam beberapa hari ini, akan dilakukan
Pembayaran. (Kalau tidak red) Menjadi utang Pemda,”tambahnya.

Lanjut kata dia, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Provinsi adalah satu anggaran namun yang dicairkan baru 6 bulan.

“DAU Dan DBD Provinsi itu satu penganggaran dalam belanja. Yang menjadi persoalan utama adalah Transfer DBH Provinsi sampai saat ini hanya sampai bulan 6 yang terealisasi. Ini menunggu transferan dari Provinsi,”pungkasnya.

Hanya saja Armawi tidak menjelaskan secara rinci keseluruhan dana DAU yang belum dibayarkan.

“Silahkan kita tanya langsung ke Kabid Perbendaharaan karena tehnisnya disitu,”katanya.

Sementara Kabid Perbendaharaan Dinas BPKAD Pemkab Jeneponto, Adhi yang ingin dikonfirmasi melalui sambungan telfon pihak aplikasi WhatsApp terkait rincian angaran DAU yang belum dibayarkan, namun telpon tidak diangkat.

Terpisah, Kepala Badan Pendapatan Belanja Daerah (Bapenda) Pemkab Jeneponto Syarifuddin Lagu yang ingin dikonfirmasi terkait pendapatan daerah tahun 2021, mengakui masih proses perhitungan.

“Sementara proses. Insya Allah minggu ini sudah bisa infokan,”katanya.

Penulis Dedi

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video28 Januari 2022 19:20
VIDEO: Sejumlah Guru SMP Negeri 3 Binamu Jeneponto Datangi Polsek Binamu
SULSELSATU.com – Sejumlah Guru SMP Negeri Jeneponto mendatangi Kantor Polsek Binamu di Kelurahan Panaikan, Kecamatan Binamu, Jumat pagi tadi (28...
Video28 Januari 2022 17:56
VIDEO: Penjelasan Lengkap Kasat Reskrim Polres Jeneponto soal Perampasan Mobil
SULSELSATU.com – Berikut ini penjelasan lengkap Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Hambali terkait aksi heroik Kanit Tipidkor Polres Jeneponto,...
Makassar28 Januari 2022 15:44
Wujudkan Generasi #Cari_Aman, Honda Gelar Edukasi Safety Riding Bagi Pelajar SMA
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mewujudkan generasi muda taat lalu lintas, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) gencar kampanyekan #Cari_Aman k...
Sponsored by MGID
Sulsel28 Januari 2022 14:26
Meniti Langkah PT Vale Menuju Masa Depan Hijau di Tanah Sulawesi
SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Komitmen berkelanjutan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) tidak hanya tentang operasi tambang. Semakin ke sini, PT Val...