SULSELSATU.com, GOWA – Sebanyak 1.200 pelari akan ikut pada pagelaran Gowa Run 10 K yang dilaksanakan Gowa Runners bekerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Gowa Run 10 K akan berlangsung pada Minggu, (9/1/2022) lusa. Gowa Rum akan start dan finish di halaman Kantor Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya.
Selain berasal dari Kabupaten Gowa, pelari yang ikut juga dari berbagai daerah di Sulsel seperti Kota Makassar, Kabupaten Barru, Kota Parepare, Bulukumba. Ada juga beberapa pelari berasal dari luar Sulsel antara lain dari Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Jakarta dan Bandung.
Baca Juga : Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Race Direktor Gowa Runners, Muhammad Saleh mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tahun kedua pelaksanaannya. Sebelumnya pernah digelar pada awal 2020 lalu.
“Dalam kegiatan kali ini sedikit berbeda karena jumlah pesertanya bertambah dari 600 pelari menjadi 1.200 pelari. Ini menandakan kegiatan ini mendapat perhatian dari pelari-pelari yang ada di luar kabupaten, hingga luar wilayah,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat, (7/1/2022).
Ia mengungkapkan, Gowa Run 10 K selain menjadi upaya memfasilitasi para pecinta olahraga lari, juga menjadi langkah kongkrit dalam membantu pemerintah daerah mempromosikan potensi yang ada. Utamanya destinasi wisata sejarah dan budaya yang ada di wilayah Perkotaan Sungguminasa.
Baca Juga : Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf Bersama BSI Teken MoU
Saleh menyebutkan, beberapa destinasi wisata yang akan dilalui para pelari nantinya antara lain Balla Lompoa, Makam Sultan Hasanuddin, Makam Syekh Yusuf, Masjid Tua Katangka dan lainnya.
Sementara itu, Kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenri Tahri mengatakan, dukungan tersebut sebagai bentuk kolaborasi dengan sejumlah pihak dalam rangka mempromosikan tempat-tempat wisata sejarah dan budaya yang perlu dikunjungi jika berada di Kabupaten Gowa.
“Ini ajang promosi terbaik bagi kami, sehingga ini harus didukung,” katanya.
Baca Juga : Pelantikan Panitia PTSL 2026, Bupati Gowa Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Apalagi kata dia, konsep event lari tersebut akan menyiapkan titik-titik persinggahan yang di tempatkan di sejumlah destinasi wisata sejarah dan budaya di wilayah Kota Sungguminasa.
“Tentunya ini akan menjadi ajang promosi pariwisata yang menarik. Apalagi beberapa peserta dari luar daerah hingga provinsi akan hadir menjadi peserta dan secara langsung turut menyaksikan potensi wisata sejarah dan budaya di tempat yang dilewati pelari,” terangnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar