Logo Sulselsatu

Plt Gubernur Siap Amankan 5 Poin Arahan Jokowi Soal Penanggulangan Bencana

Asrul
Asrul

Rabu, 23 Februari 2022 11:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana secara virtual dari Rujab Wagub Sulsel, Rabu (23/2/2022).

Rakor dengan tema “Meningkatkan Kolaborasi dan Integrasi Dalam Mewujudkan Ketangguhan Bangsa Menghadapi Bencana” ini, dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. Rakor ini juga dihadiri Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto, Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri serta para Gubernur se-Indonesia.

Mengawali sambutannya, Jokowi mengapresiasi dan penghargaan kepada BNPB dan BPBD atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam membantu masyarakat di seluruh pelosok Indonesia menghadapi berbagai bencana alam. Termasuk dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Sebagai negara yang dilingkari ring of fire, cincin api, dengan wilayah yang sangat luas, bencana merupakan keseharian kita. Indonesia termasuk 35 negera yang paling rawan resiko bencana di dunia. Hampir setiap hari ada bencana di beberapa wilayah di negara kita Indonesia. Resiko kerugiannya juga sangat besar, baik dalam jumlah korban dan kerugian material,” kata Jokowi.

Olehnya itu kata Jokowi, penanggulangan bencana harus dilakukan secara terpadu dan sistematik. Selain itu, rencana induk penanggulangan bencana tahun 2020-2044 harus dilaksanakan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab. Menurutnya, seluruh tahapan harus dilaksanakan secara disipilin dan konsisten. Indonesia harus menjadi bangsa yang tangguh terhadap bencana.

Sebagai salah satu pilar utama penanganan bencana, BNPB dan BPBD harus berbenah diri. Ada lima pesan yang ditekankan oleh Jokowi. Pertama, budaya kerja harus siaga, antisipatif, responsif, dan adaptif. Kedua, orientasi pada pencegahan harus diutamakan.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Ketiga, infrastruktur untuk mengurangi resiko bencana harus ditingkatkan dan dilakukan bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat. Keempat, BPNB harus aktif mengajak seluruh aparat pemerintah Pusat maupun Daerah agar semua program pembangunan harus berorientasi pada tangguh bencana. Terakhir, membangun sistem kebencanaan yang berkelanjutan, terutama daerah-daerah yang rawan bencana.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, instruksi dan arahan Presiden akan menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini tentu guna mengantisipasi dampak bencana.

“Bapak Presiden, Bapak Joko Widodo mengarahkan untuk upaya pencegahan harus diutamakan. Mendorong pembangunan yang bisa mengurangi bencana. Kita juga mendorong agar adanya sistem edukasi kebencanaan dan melatih masyarakat untuk tanggap menghadapi bencana,” jelasnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senantiasa melakukan berbagai langkah dalam penyelamatan lingkungan, mulai dari pencegahan, pelestarian dan pengembalian kondisi. Hal itu melibatkan sinergi atas lintas instansi, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....