Logo Sulselsatu

Tagih Janji Politik Bupati Iksan, Warga di Jeneponto Tanam Pohon Pisang Ditengah Jalan

Dedy
Dedy

Minggu, 27 Februari 2022 21:11

Sejumlahw Warga di Desa Palajai, Jeneponto menggelar Aksi protes dengan cara tanam pohon pisang ditengah jalan. (int)
Sejumlahw Warga di Desa Palajai, Jeneponto menggelar Aksi protes dengan cara tanam pohon pisang ditengah jalan. (int)

SULSELSATU.com,Jeneponto – Sejumlah warga di Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, menanam pohon pisang ditengah jalan sebagai aksi protes terhadap pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, Minggu (27/02/2022).

Aksi tanam pohon warga Desa Palajau ini beredar luas fotonya di Group WhatsApp di Jeneponto. Dalam foto tersebut, nampak sejumlah warga tanam pohon pisang sembari membentangkan spanduk yang berisi menagih janji politik Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dan Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris.

Adapun isi spanduk tersebut, “masyarakat Kecamatan Arungkeke menggugat ke pemerintah Kabupaten Jeneponto soal janji politik 2x lebih gammara”.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Jeneponto, Fraksi PAN, Hanafi Sewang yang juga merupakan warga Desa Palajau ini mengatakan, aksi yang dilakukan ole lh masyarakat adalah aksi protes untuk pemerintah.

“Sekitar 5 kilometer itu ada beberapa titik mengalami kerusakan cukup parah. Termasuk kerusakan jembatan. Apalagi ini jalan Kecamatan. Kalau ada warga yang tanam pohon pisang di jalan, itu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah,” terangnya.

Menurut dia, bahwa kerusakan jalan dan jembatan di Desa Palajau, Arungkeke tersebut, sejak tahun 2016. Jauh sebelumnya kata dia, sudah pernah menyampaikan kepihak PUPR dan Pemerintah Kecamatan, mengenai keresahan warga setempat.

“Saya sudah pernah sampaikan pada Pemerintah Kecamatan dan pihak PUPR untuk dilakukan perbaikan jalan dan jembatan. Namun para pihak menunggu surat resmi Pemerintah Desa atau dari surat dari Kecamatan. Ini rusak sejak 2016-2017 kalau tidak salah,” ujarnya

Ia pun menegaskan agar sekiranya Pemerintah Desa melakukan Persuratan ke Dinas PU, Bappeda dan BPBD untuk segera melakukan investigasi.

“Sehingga tim nantinya memutuskan masuk di Perangkat Daerah mana Nantinya, begitu penyampaian Kadis PU,” sebutnya

Sementara Kepala Kecamatan Arungkeke Alamsyah kepada awak media mengatakan, bahwa warga yang tanam pisang di jalan itu keterkaitan dengan jalanan dan Jembatan penghubung yang rusak dan mau roboh.

“Jadi saya sarankan untuk membuat surat ke Dinas terkait yaitu PUPR, BPBD dan Pimpinan DPRD supaya ada respon,”singkatnya.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video10 Agustus 2026 21:39
VIDEO: Peternak Ayam Gelar Aksi di Makassar, Bagi-bagi Telur ke Pengendara
SULSELSATU.com – Sejumlah peternak ayam menggelar aksi damai di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (10/8). Peternak ayam itu tergabung dalam Pete...
Sulsel10 Agustus 2026 21:13
PT Vale dan Pemkab Morowali Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Unsongi
Desa Unsongi, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat....
Metropolitan10 Agustus 2026 17:54
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semangat merah putih mulai dikobarkan di berbagai penjuru Kota Makassar, menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ...
Metropolitan10 Agustus 2026 17:52
Dua Kelurahan Makassar Jadi Pilot Project Sadar HAM, Appi Harap Jadi Replikasi ke 153 Kelurahan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam upaya membumikan nilai-nilai hak asasi manusia hin...