Logo Sulselsatu

Hindari Konflik Kepentingan, Bank Sulselbar Komitmen Bebas Gratifikasi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 20 April 2022 18:31

Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar, Dian Anggriani Utina (dok. Bank Sulselbar)
Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar, Dian Anggriani Utina (dok. Bank Sulselbar)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Setiap perusahaan perlu untuk terus menjaga dan menjunjung kode etik dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), termasuk saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H.

Hal tersebut juga dilakukan Bank Sulselbar yang senantiasa menghindari konflik kepentingan yang dapat memengaruhi setiap pengambilan keputusan, kebijakan perusahaan, penutupan suatu pertanggungan dan lainnya.

Untuk itu, Bank Sulselbar melalui komitmen seluruh jajaran direksi dan pegawai untuk tidak menerima ataupun meminta hadiah maupun bingkisan dalam bentuk apapun dari seluruh stakeholder.

Baca Juga : 570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar, Dian Anggriani Utina mengatakan, gratifikasi bisa menjerat siapa saja dan mungkin terjadi di berbagai kegiatan seperti momen keagamaan, adat istiadat, dan sebagainya.

“Untuk menjaga dan meningkatkan budaya anti-gratifikasi, kami menerapkan berbagai metode. Seperti sosialisasi melalui berbagai media mengenai seluruh insan Bank Sulselbar yang tidak menerima dan meminta pemberian hadiah dalam bentuk apapun dalam momentum apa saja,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu, (20/4/2022).

Ia mengaku, seluruh pegawai Bank Sulselbar melakukan pembuatan pernyataan kode etik dan anti fraud yang ditandatangani dan himbauan atau reminder di sela berbagai kesempatan atau pertemuan untuk menghindari yang namanya gratifikasi.

Baca Juga : Raih 7 Medali, Bank Sulselbar Juara Umum PORSEBANK+ BMPD Sulsel 2026

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dan program Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) terus dilakukan terutama pada aktifitas perkreditan dan pengadaan dan tidak hanya berlaku untuk pegawai internal saja melainkan rekanan.

“Seperti adanya pakta integritas yang membuat transaksi bisnis dengan mitra keuangan selalu mengedepankan kehati-hatian, tidak mengandung benturan kepentingan atau di bawah tekanan serta sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” bebernya.

Ia menyebutkan, adapun pegawai yang ditemukan menerima gratifikasi langsung mendapatkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Sedangkan rekanan atau mitra yang memberikan gratifikasi masuk pada catatan hitam perusahaan.

Baca Juga : Bank Sulselbar Raih TOP Digital PR Award 2026, Perkuat Reputasi di Era Digital

Dian mengaku peran atau fungsi direktur kepatuhan beserta seluruh divisi terkait tidak hanya memberikan dan menjalankan program saja namun juga ada pengawasan secara konsisten di dalamnya.

“Dengan adanya penguatan pengendalian internal, keinginan saya adalah value Bank Sulselbar dapat meningkat lagi, kepercayaan masyarakat bertambah, sehingga kredibilitas tersebut berdampak pada performa bisnis perusahaan,” tutur Dian.

Pada tanggal 23-24 Maret 2022, Bank Sulselbar melalui tahapan audit dari Badan Sertifikasi – British Standards Institution dan dinyatakan berhasil mendapatkan rekomendasi sertifikasi SNI ISO 37001 Anti Bribery Management System Certification tentang pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Baca Juga : Bank Sulselbar Resmikan Kantor Cabang Syariah Maros, Perkuat Ekosistem Berbasis Syariah

“Sertifikat tersebut adalah sebuah pengakuan yang patut dibanggakan. Namun yang terpenting adalah internalisasi GCG Bank Sulselbar yang terlaksana secara konsisten sehingga dapat berdampak pada bisnis,” tambah Dian.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...