Logo Sulselsatu

Risfayanti: Tak Boleh Ada Diskriminasi di Sekolah

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 28 April 2022 18:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari fraksi PDI Perjuangan Risfayanti Muin menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Sekolah Ramah guru dan Siswa bersama warga Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang di Hotel Grand Imawan, Kamis (28/4/2022).

Dalam sambutannya Risfayanti menjelaskan pada peserta proses dari pembentukan Perda Sekolah Ramah Guru dan Siswa. Ia menceritakan, pada mulanya Perda tersebut diusulkan oleh Komisi E DPRD Sulsel.

Hingga akhirnya dilanjutkan pembahasannya di Bapenperda DPRD Sulsel dengan segala dinamikanya, dan berujung menjadi perda. Perda ini, kata Risfayanti, menghapus diskriminasi dalam dunia pendidikan. “Tidak ada lagi diskriminasi, bahkan tidak ada lagi sekolah unggulan dan bukan unggulan,” ujarnya.

“Yang jauh sekolahnya tidak ada peminatnya, sekolah yang dicitrakan unggulan semua orang mau masuk di situ. Jadi tidak boleh ada diskriminasi semua orang punya kesempatan yang sama untuk masuk sekolah,” tambah Risfayanti.

Di samping itu, Perda tersebut menjamin hak-hak bagi guru maupun siswa. “Sekolah menjamin hak bagi guru dan siswa. Tidak ada lagi siswa yang merasa terbebani. Dan guru menjadi orang tua dan model bagi muridnya,” ujarnya.

Sementara pembicara pada Sosper kali ini adalag Plt. Kepala UPT Pelayanan TIK Pendidikan Dinas Pendidikan Sulsel, Zulkhairil. Pada kesempatan ini, ia menjelaskan pandemi memperlihatkan kenyataan tentang susahnya menjadi guru.

Hal tersebut menjadi pelajaran, jika kerjasama antar guru dan siswa dalam membentuk siswa adalah hal yang diperlukan saat ini.

Kerjasama itu salah satunya dapat terwujud melalui saling menghormati. Bahkan jika terjadi bully dan tindak kekerasan pada siswa, tak seharusnya orang tua main hakim sendiri di sekolah.

“Kalau pun ada tindak kekerasan ada namanya sidang kode etik. Di situ guru akan disidang tentang kasus yang terjadi. Pada intinya kita ingin sekolah yang nyaman bagi guru dan siswa,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...