Logo Sulselsatu

Pemprov Sulsel Berangkatkan 700 Pemudik Dihari Kedua

Asrul
Asrul

Jumat, 29 April 2022 17:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat begitu antusias dengan hadirnya layanan program mudik gratis yang dilaksanakan Pemprov Sulsel. Dihari kedua, tepatnya tanggal 29 April 2022, ratusan masyarakat yang melakukan mudik gratis ini, totalnya sekitar 700 pemudik diberangkatkan.

“Mahasiswa dan masyarakat umum begitu antusias mengikuti pelaksanaan mudik gratis. Dihari kedua ini, sekitar 700an pemudik yang diberangkatkan,” kata Plh Kadis Perhubungan Sulsel Aruddini, Jumat (29/4/2022).

Adapun titik kumpul di Terminal Cappa Bungaya untuk pemudik menuju ke arah selatan dan di Kantor Dinas Perhubungan Sulsel untuk pemudik ke wilayah utara.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Dalam mudik gratis ini, inovasi yang digagas oleh Gubernur Andi Sudirman ini, Dishub Sulsel menyiapkan 20 kendaraan terdiri dari 16 unit bus dan 4 unit truk. Dimana truk ini akan mengangkut kendaraan motor bagi pemudik yang ingin membawa kendaraannya.

“Sesuai harapan bapak Gubernur, melalui mudik gratis ini, dapat membantu masyarakat untuk dapat merayakan lebaran idul Fitri bersama sanak keluarga di kampung halaman masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan mengurangi resiko terjadinya kecelakaan, untuk menciptakan suasana Hari Raya yang aman, nyaman, dan lancar.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Hadirnya layanan mudik gratis oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendapat sambutan hangat oleh kalangan mahasiswa. Mereka menganggap, inovasi ini sangat membantu.

Salah satunya, Presiden BEM Universitas Hasanuddin bernama Imam. Ia mengakui, bahwa ini merupakan inovasi yang sangat bermanfaat yang menyasar bagi masyarakat umum.

“Kami memandang ini salah satu inovasi dan bisa jadi percontohan, karena baru ada pertama kali Pemerintah Provinsi yang memfasilitasi teman-teman mahasiswa dan masyarakat umum untuk mudik secara gratis dan difasilitasi secara logistik. Jadi menurut saya, ini jadi inovasi percontohan dan kedepannya harapannya kegiatan seperti ini mampu menjaring mahasiswa maupun organisasi,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Diketahui, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melepas pelaksanaan mudik gratis bagi mahasiswa dan masyarakat umum yang dilaksanakan oleh Pemprov Sulsel di pelataran Rujab Gubernur, Kamis (28/4/2022).

Dalam mudik gratis ini, Pemprov Sulsel menyiapkan 20 kendaraan terdiri dari 16 unit bus dan 4 unit truk. Dimana truk ini akan mengangkut kendaraan motor bagi pemudik yang ingin membawa kendaraannya. Diperkirakan melayani sekitar 1200 orang dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.

Yang akan berangkat pada tanggal 28 hingga 30 April 2022. Untuk rute, diantaranya dari Makassar ke Bone, Soppeng, Wajo, Parepare, Bulukumba hingga Selayar, dan Luwu Timur, serta daerah lainnya di Sulsel.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....