Logo Sulselsatu

Gubernur Sulsel Komitmen Selesaikan Jalan Provinsi yang Rusak, Termasuk Pekkae-Takkalala

Asrul
Asrul

Senin, 09 Mei 2022 12:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman menyempatkan diri melakukan peninjuan langsung ruas jalan Pekkae-Takkalala yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan. Jalan ini merupakan ruas yang menghubungkan Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng serta menuju Kabupaten lainnya.

Jalan ini termasuk jalan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) tinggi, dengan kondisi rusak berat.

“Berkesempatan melewati Jalan Pekkae-Takkalala yang sedang progres untuk persiapan pengerjaan jalan,” kata Andi Sudirman, kemarin.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Dialokasikan Rp41,9 M dengan panjang perbaikan sekitar 7 Km, pada tahun 2021 sebelumnya telah dikerjakan sepanjang 2 Km. Andi Sudirman meminta kesabaran masyarakat memberikan dukungan untuk penyelesaian pengerjaan.

“Tahapan pekerjaan ini tentu dengan kesabaran masyarakat bersama kita selesaikan. Memang tidak mudah membangun dengan kondisi keuangan di tengah pandemi melakukan pemulihan. Tetapi komitmen bersama adalah hal terpenting untuk terus bergerak membangun melalui skala prioritas,” sebut Andi Sudirman Sulaiman

Harapan terkait rehabilitasi perbaikan ruas jalan-jalan provinsi disampaikan oleh Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Memang kami sangat berharap bagaimana jalanan-jalanan provinsi yang ada di Soppeng bisa baik,” sebutnya.

“Alhamdulillah, Pak Gubernur sudah bergerak dan membantu kita. Pekkae-Takkala juga beliau langsung tinjau. Poros Lawo (Soppeng)-Barru (Takkalasi) juga dikerjakan. Insya Allah, kalau semua perencanaan provinsi jalan, maka Soppeng akan jadi daerah tujuan,” tambahnya.

Salah seorang warga yang ditemui Gubernur di Jalan Poros Pekkae, menyampaikan, jalan berlubang depan rumahnya jika hujan akan muncul genangan.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“Ini habis hujan jadi begini lagi. Kalau tengah malam banyak mobil besar, di sini banyak orang jatuh, anak sekolahan kalau pagi (pakaian kena debu),” sebut Wa Tapika.

Sementara itu, Sutrisman Basir, warga Kabupaten Wajo yang dulunya sering mengakses jalur ini menyebutkan memang perlu dilakukan perbaikan jalan. Terutama untuk mendukung perekonomian warga yang berada di jalur tersebut.

“Alhamdulillah sudah ada perbaikan, supaya mobilitas ke Makassar tidak satu jalur lewat Camba saja. Dan saya harap pemerintah segera merampungkan perbaikannya agar UMKM di Bulu Dua bisa tertolong,” ujar Dosen Universitas Puangrimaggalatung Sengkang ini.

Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI

Sedangkan, Muhammad Nawir, sopir angkutan antar kabupaten juga lebih banyak mengakses ruas Camba hanya karena kondisi jalan yang lebih baik.

“Biasa diakses tapi lebih banyak lewat Camba. Kalau bisa diperbaiki lebih cepat lagi, supaya lalu lalang lewat Bulu Dua lancar perjalanan kami. Kalau lewat Camba macetnya biasa lama. Kalau lewat Pekka keluhan penumpang dan biasa ada penumpang di Bulu Dua juga tidak bisa diambil (dijemput),” tuturnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....