Logo Sulselsatu

Atasi Masalah Kebersihan Lingkungan dan Persoalan Banjir, Ini yang Dilakukan Camat Biringkanaya

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 28 Mei 2022 15:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Atasi persoalan banjir yang diakibatkan tumpukan sampah ataupun pengecilan saluran air, Camat Biringkanaya Benyamin B Turupadang menyiapkan cara untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya banjir.

Bagi Camat Biringkanaya adalah masalah kebersihan, hampir tiap hari ia dan jajarannya mengupayakan persoalan sampah bisa terselesaikan dan diangkut hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Koordinasi dan silaturahmi terus dilakukan pihak Kecamatan Biringkanaya, terjun langsung ke lokasi menjadi bagian utama untuk mengeksekusi persoalan sampah.

Kegaiatan kebersihan kini mulai dilakukan. Dimana 11 Lurah ditugaskan langsung untuk menyelesaikan permasalahan layanan kebersihan, dan hal itu dikatakan Camat Biringkanaya menjadi kewajiban para Lurah.

“Jelas ini sangat penting, pelayanan kebersihan menjadi tanggung jawab bagi para lurah untuk turun langsung menangani, Ini kan para Lurah di Biringkanaya muda-muda semua. Lurah yang energik dan saya pikir mampu untuk langsung terjun ke masyarakat untuk menindaklanjuti persoalan sampah dan juga kebersihan lingkungan, kemudian kenapa turun langsung supaya mereka lihat langsung pola dan manajemen pelayanan kebersihan. Dan segaligus evaluasi langkah-langkahnya, karena kita punya sistem pendelegasian ke bawah, jadi semua petugas kebersihan kita serahkan ke lurah yang mengatur, sehingga polanya terintegrasi dengan baik,” pungkas Benyamin.

Koordinasi yang baik dilakukan para lurah, baik ke tingkat RW hingga RT sudah dijalankan tinggal bagaimana mensosialisasikan ke masyarakat agar sadar akan lingkungan setempat. Dan perlunya monitoring setiap hari, agar sampah yang menumpuk di masyarakat bisa tereksekusi dengan baik. Hal ini dikatakan Camat, jika para lurah melaksanakan tugasnya dengan baik, dengan mudah ia juga bisa melakukan monitoring dan evaluasi untuk menjalankan program kebersihan Makassarta’tidak Rantasa’.

Benyamin juga menyampaikan jika kendala saat ini ada pada armada pengangkut sampah yang saat ini masih kurang. Kita akui kurang maksimalnya pelayanan karena jumlah armada sedikit tidak sebanding dengan jumlah Kelurahan yang ada di Biringkanaya, dimana mencakup 11 wilayah.

Kemudian armada pengangkut sampah tidak semua mengcover seluruh wilayah tersebut yang cukup luas di Biringkanaya, termasuk personil pengangkut sampahnya dan Camat juga mengupayakan agar personil pengangkut sampah merupakan warganya di Biringkanaya.

Diketahui ada 13 armada tongkang pengangkut sampah, 25 mobil tangkasa, ambrol ada 6 kecil dan besar 9 dan tersebar di Biringkanaya di 11 Kelurahan.

Masalah banjir memang menjadi persoalan dan bahkan menjadi konsumsi umum ditengah masyakarat. Kondisi alam yang membuat sebagian wilayah terendam banjir. Menjadi sorotan saat Biringkanaya dilanda banjir.

Wilayah Lanraki Kelurahan Berua, sejumlah rumah terendam banjir antara lain, di Lorong 6 Lanraki, 52 kepala keluarga terdampak banjir dan Perumahan D’palada-Lembah Hijau mencapai 90 kepala keluarga.

Tak hanya itu, di Kelurahan Katimbang, di BTN Kodam 3 sejumlah rumah warga terendam banjir, akibatnya sebanyak 45 warga mengungsi. Banjir ini merupakan luapan dari Sungai Biring Jene.

Antispasi banjir ini mulai dilakukan Benyamin Turupadang. Sebagai Camat ia telah melakukan koordinasi agar kejadian banjir di wilayahnya bisa diminimalisir.

“Kondisi alam ini perlu kita pahami, persoalan banjir di Biringkanaya ini tiap tahun terjadi. Seperti di Lanraki dan juga Kodam 3, semoga kita bisa lakukan upaya-upaya minimalisir, apalagi ini adalah luapan dari Sungai Biringjene. Jelasnya ini akan di komunikasikan serta dikordinasi terus karena ranahnya Balai Pompengan Sungai Jeneberang dan kordinasi Pemerintah Kota dinas PU Makassar, semoga ini terlaksana, sehingga aliran sungai bisa normal,”ujarnya.

Benyamin berharap koordinasi balai dan juga PU Makassar bisa menormalisasi sungai, baik itu melakukan pelebaran sungai. hal ini bisa meminimalisir genangan air dan juga banjir sehingga tidak ada luapan lagi yang merembes kepemukiman warga.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...
Politik08 Agustus 2026 18:53
Struktur Rampung, Ilham Ari Fauzi Serahkan SK 13 Ketua DPC PPP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi, menyerahkan surat keputusan (SK) kepengurusan kepada 13 Dewan Pimpin...
News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...