Logo Sulselsatu

Program UKBM Herbal Ajak Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Bahan Kimia

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 08 Juni 2022 14:14

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersama Dinas Kesehatan Luwu Timur menggelar pelatihan UKBM Herbal (dok. PT Vale)
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersama Dinas Kesehatan Luwu Timur menggelar pelatihan UKBM Herbal (dok. PT Vale)

SULSELSATU.comPT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersinergi bersama Dinas Kesehatan Luwu Timur menggelar pelatihan UKBM Herbal lanjutan yang digelar di Desa Baruga, Minggu (5/6/2022) kemarin.

Salah seorang peserta pelatihan, Amina Pawe mengaku baru mengetahui manfaat tanaman obat yang biasa tersedia di dapur untuk kesehatan, setelah mengikuti pelatihan yang digelar PT Vale.

“Ini menjadi pelajaran luar biasa, karena kami dapat memahami bumbu dapur manfaat tanaman obat keluarga sesuai penyakit,” ungkapnya.

Baca Juga : PT Vale Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, Terbuka terhadap Masukan

Dia menjelaskan, selama mengikuti pelatihan UKBM Herbal, pihaknya baru memproduksi jamu untuk dikonsumsi pribadi dan keluarga. Ke depan, jika kemampuan dan peluang sudah ia miliki, maka tidak menutup kemungkinannya untuk berbisnis jamu.

Sementara itu, Pelatih Program Herbal, dokter Rianti menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar mengenal, memahami, dan memanfaatkan tanaman obat untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Materi yang diberikan tentang pembuatan olahan jamu dan tanaman obat kosmetika yang merupakan lanjutan dari materi herbal dasar.

Baca Juga : Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

“Pelatihan lanjutan ini lebih menekankan kepada pemanfaatan tanaman obat keluarga. Tetapi sebelumnya peserta diberikan pengetahuan tentang kasiat dari macam-macam tanaman herbal dan manfaatnya. Kemudian dikaitkan dengan jenis-jenis penyakit yang dapat teratasi dengan tanaman herbal tersebut,” jelas Rianti.

Setelah memberikan pengetahuan dan pemanfaatan tamanan obat herbal, Rianti juga mengajak peserta untuk mempraktekan cara meracik ramuan untuk berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kolesterol, hingga ramuan untuk menurunkan berat badan.

Menurut Rianti, penanganan penyakit dengan metode obat herbal dapat menjadi alternatif pengobatan keluarga sebelum memutuskan untuk pergi ke layanan kesehatan umum dan mengonsumsi obat-obatan berbahan kimia.

Baca Juga : PT Vale Turut Peringati Hari Dharma Samudera di Morowali

“Herbal ini bisa menjadi solusi sebelum mereka berobat ke Rumah Sakit. Jadi masyarakat dilatih untuk dapat mengatasi sendiri kesehatan diri dengan herbal, khususnya untuk kasus yang ringan dan bisa mereka kendalikan,” harap Rianti.

Ke depan Rianti berharap, jika masyarakat sudah mampu mempraktekan teori pemanfaatan tanaman obat herbal untuk kebutuhan diri sendiri, dan melakukan budidaya herbal organik, maka bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga yang berkelanjutan. Hal ini selaras dengan cita-cita PT Vale dalam mempersiapkan ekonomi Luwu Timur yang stabil pascatambang.

Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale, Ardian Indra Putra menuturkan, masyarakat Luwu Timur harus mampu menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga : Sinergi Industri dan Pertahanan Laut, Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali

“Lewat program UKBM Herbal, masyarakat tidak hanya bisa memanfaatkan tanaman obat dan meminimalisir penggunaan obat kimia, tetapi juga diharapkan mampu melihat peluang bisnis untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan menjaga stabilitas ekonomi Luwu Timur pascatambang,” tuturnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....
Pendidikan28 Januari 2026 17:32
SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga sukses menggelar kegiatan Trial Class yang melibatkan siswa dari TK Amaliyah BLKI, TK Negeri Manggala, dan TK Islam At...