SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mendukung Geopark Maros Pangkep agar tercatat sebagai warisan dunia Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-bangsa atau UNESCO Global Geopark, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara menghadirkan satu unit perahu listrik ramah lingkungan.
Perahu listrik ini nantinya akan digunakan para pengunjung untuk berkeliling di lokasi wisata Karst Rammang-rammang, Kabupaten Maros.
Bupati Kabupaten Maros, A. S Chaidir Syam, turut mengapresiasi langkah PLN dalam mendukung Kawasan Wisata Geopark Maros Pangkep dengan menghadirkan perahu listrik.
Baca Juga : Sambut Kemerdekaan, PLN Beri Diskon Besar untuk Layanan Tambah Daya Listrik
“Keunggulan dari perahu listrik sendiri adalah suaranya senyap, sehingga pengunjung dapat lebih nyaman berwisata di sini,” jelas Chaidir dalam keterangan resmi yang diterima Sulselsatu.com, Kamis, (7/7/2022).
Ia pun optimis dengan kerja sama yang melibatkan berbagai elemen dan stakeholder, Rammang-rammang bisa menjadi kawasan green tourism dengan 100 persen kapal listrik.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat ( PLN UIW Sulselrabar), Awaluddin Hafid menuturkan, pihaknya turut mendukung Geopark Maros Pangkep khususnya wisata Karst Rammang-rammang agar menjadi kawasan wisata hijau yang diakui dunia.
Baca Juga : Semarak PLN Mobile Run 2025 Warnai Pagi Makassar, Fatmawati Rusdi Lepas Ribuan Pelari
“Kami turut mendukung kebangkitan sektor pariwisata, PLN ingin menjadi bagian di dalamnya dalam menyediakan energi bersih dan perahu listrik yang tentunya ramah lingkungan,” ungkap Awaluddin.
Awaluddin menjelaskan, perahu listrik berbahan fiber tersebut memiliki panjang 6,2 meter dan lebar 1 meter. Bisa mengangkut sampai dengan 7 wisatawan.
“Alhamdulillah, perahu listrik tersebut digunakan oleh Tim Asesor UNESCO untuk berkeliling di lokasi wisata Karst Rammang-rammang dan dapat beroperasi dengan baik. Kami ingin menghadirkan sensasi bagi wisatawan untuk merasakan berwisata di alam hijau dengan menggunakan kapal ramah lingkungan yang tidak bising,” tambahnya.
Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai
Perahu listrik yang dihadirkan PLN menggunakan mesin bekapasitas 1,47 kW berbaterai DC 2×58 Volt. Dibandingkan dengan mesin diesel kata Awaluddin, suara perahu listrik senyap sehingga wisatawan lebih nyaman saat berkunjung.
Demi memudahkan pengisian ulang baterai perahu listrik, PLN juga menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dengan kapasitas 7.700 Volt Ampere (VA) di jembatan dermaga 2 Rammang-rammang.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar