Logo Sulselsatu

Fakultas Teknik UNM Tampilkan Karya Rektor, Mobil Listrik dan Drone di Pameran Pendidikan 2022

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 05 Agustus 2022 20:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fakultas Teknik UNM memamerkan dua karyanya dalam Pameran pendidikan, di Pelataran Menara Pinisi, Jumat, (5/08/2022).

Dua karya tersebut adalah drone penyemprot dan mobil listrik bersama karya lainnya di Stand Fakultas Teknik.

Dekan Fakultas Teknik UNM, Prof. Dr. Muhammad Yahya mengatakan karya ini diciptakan oleh Rektor UNM untuk membantu masyarakat luas. Khususnya drone yang bisa membantu pekerjaan petani.

“Ada beberapa karya penelitian karya dosen yang kita tampilkan drone ini untuk menyemprot hama tanaman,”katanya.

Dia mengungkapkan, drone penyemprot sendiri merupakan karya dari Rektor UNM Prof. Husain Syam, yang diciptakan saat pandemi Covid-19.

“Ini (drone) diciptakan Rektor UNM kemudian kita ciptakan mobil listrik dengan durasi baterai 4 jam 60 km per jam,”ujarnya.

Jika awalnya drone itu diciptakan untuk menyemprotkan disinfektan saat pandemi Covid-19.

“Drone di buat pada saat pandemi Covid-19 ini atas saran Pak Rektor drone bisa menyemprot dari atas,”ujarnya.

Namun pandemi berlalu, akhirnya drone tersebut dialihfungsikan sebagai penyemprot hama dan pupuk bagi petani.

“Awalnya disinfektan, pandemi berlalu ini bisa diaplikasikan ke pertanian juga, menyemprot pupuk hama,”ungkapnya.

Kata Abdul Muis, drone UNM ini banyak memiliki keunggulan, seperti desainnya sederhana, harganya murah, dan bahan dari alumunium yang mudah didapat.

“Dia bisa mengangkat beban 60 kilo dan penyimpanan 20 liter pestisida untuk pertanian,”ungkapnya.

Saat ini, kelompok Tani di Pinrang sudah memanfaatkan teknologi dari drone tersebut.

Lebih lanjut Prof Yahya mengatakan, bahwa mobil listrik karya tersebut mulai dikerjakan sejak 2020 dan menghabiskan waktu delapan bulan untuk rampung.

Mobil listrik tersebut menggunakan motor BLDC dua buah. Kemudian menggunakan baterai lithium 48 volt.

Rangka dari stainless body fiber kemudian sistem pengereman menggunakan cakram di empat rodanya .

“Kecepatan maksimal kita belum uji, tetapi di kampus sudah 33 km per jam. Kemudian masalah ketahanan baterai belum diuji maksimum beberapa kali berhenti

Untuk bahannya semua menggunakan produk dalam negeri kecuali motornya diimpor dari Cina.

“Aerodinamis lumayan bagus, kita sengaja buatkan topping supaya hambatan udara bagi pengendara tidak terlalu besar,’bebernya.

Kedepan dirinya berharap ada pengembangan yang dilakukan sehingga bisa menyempurnakan mobil listrik tersebut.

“Pengembangan pasti ada, kita coba dari pengendara maksimal, kontruksi juga,”pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...