Logo Sulselsatu

Rektor UNM Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Teknologi Kejuruan

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 24 Agustus 2022 14:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menambah dua guru besarnya, dengan mengukuhkan Prof Dr. Ir Hj. Hasanah M.T dan Prof. Dr. Hj. Pornamawati, M.Pd sebagai Guru Besar yang digelar di Ballroom Teater Menara Pinisi UNM, Rabu (24/08/2022).

Keduanya merupakan dosen aktif Pendidikan Teknik Elektronika, Fakultas Teknik (FT), UNM.

Rektor UNM Makassar, Prof Husain Syam mengatakan kedua profesor yang dikukuhkan ini merupakan sosok hebat karena bisa memberikan solusi dengan topik yang sangat relevan dengan problem pendidikan kejuruan di Indonesia, dimana dunia industri harus didekatkan dengan dunia pembelajaran.

“Ya berbahagia kita hari ini karena dua-duanya itu dari bidang ilmu teknologi kejuruan jadi ini dua profesor-profesor Doktor inspirasi dan Profesor Doktor Purnamawati ini bicara soal model pembelajarannya efektif yang kira-kira memang bersesuaian persoalan bangsa melahirkan tenaga kerja tenaga kerja di tingkat SMA di tingkat menengah dan tingkat yang lebih tinggi yaitu proses sarjana.” kata Prof Husain.

Lebih lanjut, Prof Husain mengaku kagum dengan fokus orasi dua profesor baru ini.

Adapun orasi ilmiah yang disampaikan oleh Prof Hasanah dengan “Membangun Jiwa Entrepreneur dan Karakter Kewirausahaan Melalui Teaching Factory Pada Pendidikan Vokasi dan Kejuruan di Indonesia”.

Sementara, Prof Purnawati menyampaikan orasi ilmiah “Pembelajaran Berbasis Teaching Industry untuk Menumbuhkan Critical Thinking Skill dan Kemampuan Kerja Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan”.

Saat ini, tambah Prof Husain Syam, jumlah guru besar UNM sudah mencapai 99. Dan dalam waktu dekan akan bertambah dua guru besar lagi. Sementara 40 calon guru besar sementara berproses.

“Jumlahnya sudah 99 guru besar dua akan muncul lagi. Ada lagi 40 yang sementara berproses.” ungkapnya.

Prof Husain juga berharap kedua profesor ini bisa menyebarluaskan ilmunya ke sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi atau lebih luas lagi. Sehingga ilmu pengetahuan bisa sampai pada nilai yang sesungguhnya.

“Nanti kalau mereka sudah sarjana atau alumni, industri ini tidak perlu lagi mencari yang langsung bisa kerja.” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 14:54
Rudianto Lallo Desak Kejati Bongkar Mafia Alsintan Rp243 Miliar, Gowa dan Takalar Jadi Sorotan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menuntaskan penyelidikan d...
Bisnis05 November 2026 14:45
Asmo Sulsel Hadirkan Promo Honda, Hemat Sampai Rp8 Juta
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan program promo pembelian sepeda motor Honda sepanjang November 2026....
News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...