Logo Sulselsatu

Dinkes Makassar Genjot Cakupan BIAN, Wawali Edukasi Warga untuk Berpartisipasi

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 13 September 2022 19:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi bersama Kepala Dinas Kesehatan Makassar Nursaidah Sirajuddin memantau pelaksanan BIAN di beberapa titik.

Adapun salah satunya di Kontainer Recover Centre Kelurahan Bulogading Kec. Ujung Pandang, Selasa (13/9/2022).

Pemantauan tersebut dilakukan untuk menggenjot cakupan imunisasi campak dan rubela lewat program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Dimana, cakupan BIAN harus mencapai 95 persen untuk menutup kesenjangan imunisasi pada anak.

Di lokasi tersebut, Wawali Fatmawati memberi edukasi sekaligus semangat kepada para ibu-ibu atau orang tua untuk mengikutkan anaknya dalam program BIAN.

Mulai dari anak usia sembilan bulan hingga dibawah 12 tahun.

“Terimakasih untuk ibu-ibu yang sudah mau mengikutkan anaknya program Imunisasi. Ini tujuannya agar anak-anak kita sehat dan terhindar penyakit,” ucap Fatmawati Rusdi.

Sementara itu, Nursaidah Sirajuddin, Pemkot Makassar harus mempercepat pelaksanaan BIAN.

Apalagi, Makassar pernah menjadi daerah dengan persentase BIAN paling rendah.

Berkat upaya yang dilakukan selama ini, Makassar bisa menyalip dua daerah lain yang ada di Sulsel.

“Dulu kita paling belakang urutan 24, sekarang sudah menyalip Palopo dan Enrekang, kita diurutan 22,” jelasnya.

Pemkot Makassar kata Ida-sapaannya akan terus menggenjot capaian BIAN hingga akhir September mendatang.

Bukan hanya Dinas Kesehatan, tugas ini harus dilakukan dengan kolaborasi dari berbagai pihak.

“Upayanya harus lintas sektor, semua harus terlibat bukan hanya dari Dinas Kesehatan, tapi juga dari masyarakat, kader PKK, semua harus berperan,” ujarnya

Ida menjelaskan, pelaksanaan BIAN dilakukan dengan pemberian imunisasi tambahan campak rubella (MR).

Sasarannya anak usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan.

Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak.

Utamanya di pos pelayanan imunisasi seperti posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas pembantu, puskesmas dan rumah sakit.

Imunisasi ini kata Ida memberikan perlindungan terhadap penyakit campak dan sindrom kongenital rubella atau kecacatan pada bayi dalam kandungan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....
Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...
Politik08 Agustus 2026 18:53
Struktur Rampung, Ilham Ari Fauzi Serahkan SK 13 Ketua DPC PPP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi, menyerahkan surat keputusan (SK) kepengurusan kepada 13 Dewan Pimpin...