Logo Sulselsatu

Lepas 2.934 Mahasiswa KKN, Rektor UNM : Beri Solusi di Tengah Masyarakat

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 23 September 2022 16:27

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali melepas Mahasiswa KKN PPL Terpadu angkatan XXV dan KKN Reguler XLVIII semester ganjil tahjn akademik 2022/2023, di Pelataran Menara Pinisi, Jumat (23/09/2022).

Adapun jumlah mahasiswa KKN yakni 2.934 orang yang terdiri dari 704 mahasiswa KKN Reguler dan 2.230 mahasiswa KKN Terpadu. Mereka akan disebar di enam kabupaten di Sulawesi Barat dan empat kabupaten di Sulawesi Selatan dengan 91 Dosen Pembimbing.

Rektor UNM Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP., IPU., ASEAN Eng dalam arahannya menyampaikan, mahasiswa KKN berasal dari seluruh fakultas di UNM.

Menurutnya, KKN merupakan kuliah wajib bagi mahasiswa S1. 2012 lalu, dirinya bahkan selalu berpikir bagaimana mempersingkat masa KKN. Terlebih saat ini didukung program kementerian MBKM.

Prof Husain menjelaskan, KKN PPL tugas pokoknya mengajar di kelas. Untuk itu, Ketua PPL harus menyesuaikan dengan program yang di sekolah.

Sehingga Dosen Pembimbing di lapangan wajib mengajari rancangan pembelajaran kepada mahasiswa PPL dengan berkoordinasi dengan guru setempat.

“Jadi saling mengisi atau menutupi untuk menciptakan proses belajar mengajar yang baik dan bisa memberi manfaat,”ujar Prof Husain Syam.

Sedangkan KKN Reguler bertugas berkoordinasi dengan dosen dan pemerintah setempat untuk mencocokkan program setempat. Bahkan, diharapkan mampu memberikan atau menawarkan ide atau program kepada pemerintah atau masyarakat.

“Program sederhana namun tepat sasaran. Intinya, bagaimana bisa menjadi solusi terhadap permasalahan di tengah masyarakat. Seperti membuat saluran air,”cetusnya.

Dalam proses KKN, lanjut Prof Husain, wajib mengikuti semua proses dari awal hingga pelaporan akhir. Sehingga dosen pembimbing wajib mengontrol semua kegiatan mahasiswa KKN. Tujuannya, agar tidak ada program terbengkalai.

“Bahkan kalau perlu bersama mengantar mahasiswa ke pemerintah setempat serta merumuskan program dengan camat, lurah atau kepala desa setempat,” kata Prof Husain.

Sejak IKIP hingga UNM, mahasiswa KKN UNM selalu menyisakan kenangan, dimana benar – benar merealisasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah kemudian diaplikasikan di tengah – tengah masyarakat.

“Ajarkan semua ilmu kepada masyarakat karena bisa memberi nilai tambah. Sehingga masyarakat terbantu dengan jalan keluar yang diberikan mahasiswa KKN UNM,” ujarnya.

Kata kuncinya, mahasiswa KKN adalah perwakilan atau corong UNM. Sehingga jaga nama baik kampus.

Ia pun menitipkan pesan agar para mahasiswa bisa menjaga nama baik UNM, dan mampu menjaga ada istiadat masyarakat setempat, karena mahasiswa KKN adalah delegasi seluruh mahasiswa UNM dan cerminan dari proses belajar selama di kampus.

“Kita merupakan delegasi seluruh mahasiswa UNM, hadir sebagai corong mewakili kita, kita harus jaga nama baik UNM, cara berinteraksi dan bisa menghargai masyarakat dan adat istiadat,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....
Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...