Logo Sulselsatu

Berhasil Tekan Inflasi, Parepare Dapat DID Rp10 Miliar

Andi Fardi
Andi Fardi

Selasa, 27 September 2022 10:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Jakarta — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengapresiasi kepala daerah yang berhasil menekan inflasi secara tajam dari bulan Mei 2022 ke bulan Agustus 2022.

Sehingga Sri Mulyani memberikan hadiah berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp10 miliar. Salah satunya kepada Wali Kota Parepare Taufan Pawe (TP).

“Bapak Presiden selama ini memimpin dan meminta kepada kepala daerah betul-betul mengendalikan harga-harga yang memang bisa dikendalikan, terutama dari komoditas-komoditas pangan yang bisa diantisipasi dan yang berhasil diberikan hadiah,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa September 2022 yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin 26 September 2022.

DID sebesar Rp10 miliar tersebut hanya diberikan kepada 40 kepala daerah yang dinilai berhasil menekan laju inflasi. Diantaranya 10 kepala daerah provinsi, 15 kepala daerah kabupaten, dan 15 kepala daerah kota. Sementara di Sulsel hanya dua daerah yakni Kota Parepare dan Kabupaten Bulukumba.

“Mereka-mereka ini yang diberikan insentif daerah dengan rata-rata hadiahnya adalah sekitar Rp10 miliar kepada kepala daerah yang berprestasi mengendalikan inflasi di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) mengaku bersyukur dan bangga atas apresiasi yang diberikan Menteri Keuangan Sri Mulyani berupa DID sebesar Rp10 miliar.

“Alhamdulilah kita mendapatkan apresiasi dari Menkeu Ibu Sri Mulyani. Ini patut kita banggakan. Karena perjuangan kita dalam menekan laju inflasi berbuah manis, ” kata Taufan Pawe.

Wali Kota Parepare dua periode ini menjelaskan, pasar murah merupakan salah satu program yang sukses menekan angka inflasi.

“Apalagi pasca kenaikan BBM, kami rutin menggelar operasi pasar disetiap pasar atau di wilayah kelurahan, dan kecamatan,” ungkapnya.

TP menambahkan, pihaknya selalu menggandeng distributor untuk mendapakat harga murah dan ketersediaan barang.

“Kita juga melakukan pengawasan ketat agar tidak terjadi penimbunan. Kami rawat hubungan dengan pelaku usaha sembari kita edukasi. Sehingga harga barang stabil di Kota Parepare, pasca kenaikan harga BBM,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...