Logo Sulselsatu

BNI Dukung Ekonomi Hijau dan Orientasi Ekspor Melalui Jejak Kopi Khatulistiwa

Asrul
Asrul

Jumat, 07 Oktober 2022 23:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI berkomitmen mendukung pembangunan ekonomi hijau dan berorientasi ekspor melalui perhutanan sosial yang dikemas dalam Program Jejak Kopi Khatulistiwa.

Terlebih, Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) getol mengembangkan ekonomi dan keuangan hijau dengan membuat Program Perhutanan Sosial.

Adapun, Perhutanan Sosial merupakan program reforma agraria untuk keadilan akses masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan yang ditunjang dengan program pemerataan ekonomi agar memberikan manfaat ekonomi dengan prinsip-prinsip pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Baca Juga : BNI Tomoni Hadirkan Solusi Cerdas, Tabungan SimPel untuk Pelajar

Program ini ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat sekitar hutan sehingga terentas dari jalur kemiskinan dan pemerataan ekonomi dengan tetap menjaga kelestarian hutan. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian mendorong inklusi keuangan nasional untuk masyarakat di kawasan sekitar hutan.

Dalam program ini, peran BNI adalah sebagai Lembaga Keuangan, berperan dalam mengawal inklusi keuangan termasuk pembiayaan permodalan (sustainable finance) kepada petani Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Kementerian LHK menyampaikan 15 titik potensial bisnis pengembangan perhutanan sosial pada BNI dengan tematiknya adalah komoditas kopi, salah satunya di Kabupaten Garut.

Baca Juga : Waspadai Penipuan Online via WhatsApp, Ini Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan

Program inisiasi dari BNI berupa layanan keuangan bagi petani hutan khususnya komoditas kopi melalui ekosisten dari hulu hingga hilir. BNI pun menyediakan akses permodalan yang mudah, keagenan bagi kelompok tani hutan dan agregator, sertifikasi kopi, bisnis matching orientasi ekspor melalui program Xpora.

Sebagai tahap awal komitmen dukungan, BNI melakukan showcasing ekosistem yang telah terbentuk antara Petani – Agregator Kecil (KTH Griya Bukit Jaya) – Offtaker (Sunda Hejo). Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Bambang Supriyanto pun melakukan peninjauan kebun kopi di lahan Program Jejak Khatulistiwa BNI Kelompok Tani Hutan Griya Bukit Jaya di Kabupaten Garut, Jumat (07/10/2022).

Direktur Institutional Banking BNI Sis Apik Wijayanto menjelaskan bahwa
BNI berkomitmen untuk tetap menjaga kelestarian hutan serta melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar hutan dengan Program Jejak Kopi Khatulistiwa.

Baca Juga : Kembangkan Pasar BNI Xpora, BNI Menjajaki Bisnis ke Australia

BNI Program Jejak Kopi Khatulistiwa adalah upaya perseroan dalam mewujudkan ekonomi hijau yang berorientasi ekspor dengan langkah dan tahapan edukasi, kurasi, inkubasi, business matching dan penggunaan solusi transaksi BNI.

“Edukasi diberikan melalui webinar secara online, ataupun dengan offline saat sosialisasi ke LMDH untuk memberikan informasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pendampingan journey UMKM BNI,” sebut Sis Apik.

Sis Apik menyampaikan bahwa tahap berikutnya adalah kurasi untuk melihat jenis kopi dan pangsa pasarnya. Inkubasi dilakukan untuk lebih melihat apakah petani kopi dapat naik kelas. Business matching dilakukan untuk dapat dipertemukan dengan offtaker besar ataupun dihubungkan dengan e-marketplace.

Baca Juga : BNI Griya Pertahankan Pertumbuhan Positif

“Harapan kami para petani kopi akan menggunakan transaksi keuangan BNI melalui digital payment channel (Cash Management BNI). Kami pun akan terus mendorong UMKM binaan (petani kopi) untuk dapat memanfaatkan pasar global melalui pemanfaatan jaringan kantor cabang BNI di dalam dan luar negeri. Dengan demikian, para UMKM mempunyai nilai tambah serta ikut mendukung implementasi ekonomi hijau dan Go Global (ekspor),” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...