Logo Sulselsatu

Inovasi Lope Rusun, Kepala Disperkim Makassar Raih Lulusan Terbaik ke-2 Latpim II Puslatbang KMP LAN RI

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 14 Oktober 2022 12:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Nirman Niswan Mungkasa dinyatakan sebagai Lulusan Terbaik ke-2 dari 60 orang Reformer (peserta) Pendidikan Kepemimpinan Nasional Tingkat 2 angkatan X Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Puslatbang KMP LAN RI Makassar sejak tanggal 07 Juni – 13 Oktober 2022.

Pendidikan Kepemimpinan ini dilaksanakan selama 4 bulan dengan konsep blended learning system, yaitu pendidikan dengan metode klasikal (offline) dan distance learning (online). Serta ada juga proyek perubahan yang merupakan inovasi yang dilakukan seorang Reformer (Peserta) untuk menyelesaikan di Dinas masing-masing.

Proyek perubahan yang diangkat oleh Kepala Disperkim, Nirman Niswan adalah berjudul Lope Rusun (Kelompok Petani Rumah Susun) yang merupakan konsep urban farming memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif ditengah Kota. Dan implementasi proyek perubahan ini dilaksanakan selama 2 bulan serta Pendidikan ini diakhiri dengan pameran hasil implementasi dari proyek perubahan.

Dalam pameran, Nirwan Niswan Mungkasa menyampaikan implementasi aksi perubahan ini dilatar belakangi kondisi Rumah Susun Lette dan Pannambungang yang memiliki lahan tidur, saat ini dimana lahan tidur itu banyak dilibati di Kawasan Rumah Susun Lette dan Pannambungang.

“Maka terobosan dan inovasi yang saya lakukan adalah Lope Rusun (Kelompok Petani Rumah Susun) memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif dalam mewujudkan tugas pokok pengelolaan Rumah Susun Lette dan Pannambungang sesuai dengan Kemenpera No.14 Tahun 2007 tentang Rumah Susun dan Sewa,”jelas Nirman Niswan.

Nirman Niswan lebih jauh menjelaskan, perubahan yang kami lakukan adalah upaya mewujudkan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang yang terdiri dari beberapa kegiatan. Kegiatan pertama adalah pembentukan Tim kerja Kelompok Tani Rusun, membangun komunikasi dan kerjasama antar Stakeholder, pelaksanaan penyuluhan kepada kelompok tani, membentuk kelompok Tani Rusunawa, melaksanakan Pelatihan Rusun, mewujudkan pertanian yang produktif dengan memanfaatkan lahan di Rusunawa, yang terakhir diharapkan akan melakukan panen atau hasil Lope Rusun.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih terhadap Tim efektif Lope Rusun, semua staf Disperkim, Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Dinas Perternakan, seluruh jajaran DP2 serta pihak Kelurahan Lette dan Kelurahan Pannambungan atas dukungan dan kerjasamanya sehingga proyek perubahan Lope Rusun bisa terlaksana dengan baik dan saya meraih Lulusan Terbaik 2 Puslatbang KMP LAN RI,” katanya, Jumat (14/10/2022).

Diketahui pelaksanaan proyek perubahan Kelompok Petani Rumah Susun (Lope Rusun) di Kelurahan Lette dan Kelurahan Pannambungang menggunakan bantuan anggaran CSR dari Bank BPD Sulselbar dan PT. Citraland City Makassar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....