Logo Sulselsatu

Suplai Beras untuk Indonesia, Kepala Badan Ketahanan Pangan Apresiasi Gubernur Sulsel

Asrul
Asrul

Jumat, 21 Oktober 2022 13:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, memimpin Rapat Optimalisasi Penyerapan Gabah Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan menyaksikan penandatanganan komitmen antara Perum Bulog dengan mitra pangan pengadaan Ballroom Phinisi II Hotel Claro, Kamis 20 Oktober 2022.

Ia mengatakan bahwa ketahanan pangan adalah pondasi kuat bagi Indonesia dan ini ditopang oleh Provinsi Sulsel. Rapat ini merupakan sinergi bersama untuk terus berkoordinasi dalam menyukseskan program Serap Gabah/Beras Petani.

“Hari ini adalah tindak lanjut daripada rapat sebelumnya yang menghadirkan bupati dan walikota serta Forkopimda, terkait rapat inflasi dan di dalam rapat inflasi itu sendiri kita mencantumkan tugas khusus pada Sulsel. Terkait masalah cadangan beras di BULOG yang kemudian menjadi perhatian bersama,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Ia menyampaikan bahwa Sulsel menyuplai cadangan 25 persen cadangan Bulog di Indonesia saat ini.

“Ini artinya produksi Sulsel sangat tinggi, karena jumlah tersebut sehingga Sulsel dapat mensuplai 27 provinsi di Indonesia,” sebutnya.

Dengan produksi yang surplus baik di tahun lalu dan awal tahun ini menjadi pemasok utama di Indonesia. Namun, permasalahan muncul disebabkan banyak daerah lain gagal panen, serangan hama, serta menahan barangnya keluar untuk pencadangan di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Sulsel kita tidak pelit, kita tidak batasi keluar. Ada tugas khusus dari Bapak Presiden untuk menjadikan Sulsel sebagai lumbung pencadangan nasional,” jelasnya.

Lanjutnya, di Sulsel terdapat Kebijakan Gubernur melalui PERGUB No. 10 Tahun 2019 tentang Penguatan Cadangan Gabah atau Beras minimal sepuluh persen (10%) dari total produksi padi untuk diserap oleh Perum BULOG.

“Kita sudah membuat kebijakan Pergub Nomor 10 tentang penguatan cadangan gabah atau beras. Bahwa minimal 10 persen dari total produksi padi pada wilayah kerja Sulsel untuk diserap Perum Bulog,” paparnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Untuk Kakanwil Bulog Sulselbar saat ini untuk total pengadaan beras 202.490 ton, terdiri dari CBP 181.771 ton serta untuk komersil 20.719 ton. Sedangkan Stok beras 133.198 ton, untuk CBP 125.250 ton dan komersial 7.948 ton.

Progress pengadaan gabah dan beras dengan harga fleksibilitas, untuk Sulselbar target pengadaaan Oktober-Desember 2022 sebesar 350.000 ton, realisasi sejauh ini 31.373 ton.

Adapun ketersediaan beras di Sulsel juga didukung program yang diinisiasi Andi Sudirman Sulaiman, Program Mandiri Benih sebagai upaya memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional.

Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI

Sementara, Kepala Badan Ketahanan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menyebutkan, bahwa Presiden meminta stok minimal 1,2 juta ton.

“Sehingga salah satu upaya yang dilakukan kita berada di Sulsel bertemu bapak ibu dan wali kota yang diharapkan membantu kita semua mengisi cadangan beras kita,” sebutnya.

Adapun potensi panen di Sulsel dari data Badan Pangan Nasional untuk September 2022 sebesar 640.618 ton, Oktober 264.068 ton, November 183.221 ton.

Baca Juga : Wagub Sulsel Dukung Teknologi Beras untuk Jaga Stabilitas Pangan

“Ini kita harusnya memberikan applause untuk Sulsel. Mewakili daerah konsumsi seperti Jakarta terima kasih kami kepada Pak Gubernur, ibu dan bapak bupati dan wali kota. Karena kami tidak akan bisa makan dan tidur nyenyak kalau tidak dapat beras dari bapak ibu suplai,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....
Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...