Logo Sulselsatu

Pemprov Sulsel Hanya Anggarkan Rp200 Juta Untuk Persiapan Pilkada Serentak

Asrul
Asrul

Selasa, 08 November 2022 15:27

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR -Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Biro Pemerintahan mengajukan anggaran ke DPRD Sulsel senilai Rp200 juta untuk Desk Pilkada guna memonitoring awal persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024.

“Ini baru masuk tahapan, karena kami bersama Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) itu sudah ada penyampaian dari pusat untuk mempersiapkan dana Desk Pilkada,” ujar Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel, Idham Kadir usai rapat pembahasan Ranperda tentang APBD 2023 di Gedung Tower DPRD Sulsel, Makassar.

Usulan anggaran tersebut, kata dia, untuk persiapan awal tahapan Pilkada yang akan digunakan tahun 2023. Selain itu sebagai
tahap pertama untuk pemantauan permasalahan yang dimonitoring di daerah jelang Pilkada.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat

Saat di tanyakan apakah anggaran tersebut terlalu kecil dalam hal memonitoring pelaksanaan tahapan Pilkada yang akan mulai pada 2023, Idham mengatakan sejauh ini dianggap cukup.

‘Ini baru untuk tahapan awal yang kita minta. Kalau 2024 baru kita minta full karena sudah tahun Pilkada. Jadi, kami bersama Kesbangpol. Bisa lebih besar lagi (anggarannya) karena tahapan inti Pilkada sudah masuk,” paparnya.

Sedangkan untuk proses pergantian jabatan Kepala Daerah Gubernur, Bupati, Wali Kota usai masa jabatan habis dan akan diisi Pejabat (PJ) Kepala Daerah di 13 daerah pada tahun 2023 yang melaksanakan Pilkada serentak 2024, kata Idham, anggarannya tentu dari Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal

“Inikan PJ dimulai pada 2023, nanti ada 13 Kabupaten Kota. Itu sudah cukup lah (anggaran monitoring awal). Kalau terkait dengan PAW (Pemberhentian Antar Waktu) anggota dewan itu tergantung DPRD,” katanya menambahkan.

Namun demikian, usulan anggaran itu masih bersifat sementara, karena masih akan dibahas lebih lanjut di Komisi A Bidang Pemeritahan berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada serentak.

Anggota Komisi A, Fadriaty AS menilai anggaran yang disebutkan senilai Rp200 juta dirasa sangat kecil. Sedangkan ada 13 daerah di Sulsel akan melaksanakan Pilkada.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Kawal Aspirasi Warga Mangkura soal Posyandu dan Trotoar

“Ternyata itu dana awal Rp200 juta untuk Desk Pilkada, yang besar nanti itu pada 2024. Anggaran itu hanya mengurus dokumen dan SK nanti. Ada 13 daerah yang berakhir 2023. Ini diusulkan karena tidak ada sama sekali anggaran di Desk Pilkada makanya diusulkan,” sebut dia.

Sedangkan untuk pengusulan PJ, sudah ada anggaran disiapkan. Namun yang miris di Biro Pemerintahan, anggaran perjalanan dinasnya hanya Rp79 juta, tentu ini juga menjadi perhatian. Dan sampai saat ini mereka pun belum diberikan Pagu Anggaran oleh TAPD.

“Tadi sempat dibahas dalam rapat, ini harus ada tambahan, malah tadi Kepala Biro-nya tidak dibawah, minimal dia butuh Rp1 miliar untuk kepentingan itu semua tahun 2023. Butuh tambahan sekitar Rp1 miliar,” ungkap politisi perempuan asal Demokrat disapa akrab Enceng ini.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...