Logo Sulselsatu

Anging Mammiri Business Fair 2022 Bukukan Transaksi Ekspor UMKM Sebesar Rp5,727 Miliar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 18 November 2022 20:45

Penandatangan kesepakatan bisnis di Anging Mammiri Business Fair 2022 (dokumen: istimewa)
Penandatangan kesepakatan bisnis di Anging Mammiri Business Fair 2022 (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19, Bank Indonesia bersama dengan stakeholders menyelenggarakan kegiatan Anging Mammiri Business Fair (AMBF) 2022.

AMBF 2022 bertujuan untuk mendorong ekspor UMKM di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua). AMBF kali ini mengusung tema ‘UMKM Sulampua Go Global’ yang dilaksanakan pada 17-18 November 2022 di Sandeq Ballroom, Hotel Claro Makassar.

Kegiatan kedua AMBF di 2022 ini menghadirkan 20 exhibitors yang merupakan aggregator dan pembeli pitensial dari berbagai negara. Berlangsung selama dua hari, AMBF 2022 ini menghadirkan lebih dari 600 UMKM dengan total kesepakatan ekspor senilai $365.000,00 atau sekitar Rp5,727 miliar.

Baca Juga : Selamatkan Masyarakat Dari Jerat Rentenir, Perempuan Ini Sukses Jadi Agen BRILink dan UMi

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Fadjar Majardi jika perlu dibangun optimisme dan dorongan untuk mendukung rebound pertumbuhan ekonomi termasuk pertumbuhan ekspor.

“Sejalan dengan hal tersebut, Bank Indonesia dalam mengembangkan UMKM berorientasi ekspor memperhatikan sedikitnya tiga aspek yaitu produksi, regulasi, dan permodalan. Pada sisi produksi, pengembangan UMKM perlu memperhatikan konsistensi baik dari segi kualitas, kuantitas dan kontinuitas,” ujarnya.

Selanjutnya, pada sisi regulasi perlu adanya harmonisasi kebijakan dan peraturan yang mendorong UMKM untuk ekspor. Lebih lanjut pada sisi permodalan, perlu adanya alternatif pembiayaan agar UMKM dapat bertumbuh secara signifikan.

Baca Juga : BRI Raih Penghargaan Bank Teraktif dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Pada LPS Banking Awards 2022

Untuk itu kata Fadjar Majardi, menjawab tantangan tersebut, AMBF 2022 diharapkan dapat meningkatkan akses pasar UMKM di wilayah Sulampua untuk ekspor.

Bank Indonesia terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam mendorong akselerasi transformasi UMKM di era new normal. Sebagai bentuk kontribusi dan upaya nyata Bank Indonesia terhadap perekonomian daerah dan nasional, AMBF 2022 diharapkan dapat mendorong pengembangan UMKM dalam mendorong ekspor serta diharapkan mampu membuat UMKM Sulampua go global,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

 Komentar

 Terbaru

Video05 Desember 2022 22:40
VIDEO: Panggung Acara Anies Baswedan di Pekanbaru Ambruk
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan panggung acara Rapat Akbar Relawan Anies Baswedan di Pekanbaru roboh. Video tersebut terjadi saat r...
Ekonomi05 Desember 2022 19:35
Selamatkan Masyarakat Dari Jerat Rentenir, Perempuan Ini Sukses Jadi Agen BRILink dan UMi
  SULSELSATU.com – Siapapun bisa menjadi AgenBRILink yang sukses asal memiliki kemauan. Ini terbukti pada sosok wanita asal Barito Kuala, Banja...
Video05 Desember 2022 19:10
VIDEO: Pertandingan Latto-latto di Soppeng, Dua Bocah Bertanding Sampai 4 Jam 47 Menit
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan 2 orang tengah bertanding bermain latto-latto untuk memperebutkan 1 unit sepeda. Juara 1 merupakan ...
Kriminal05 Desember 2022 18:30
Kasus Pembuangan Bayi Marak Terjadi, Tiga Bulan Terakhir Ada Enam Kasus
Kasus pembuangan bayi marak terjadi di Kota Makassar ...