Logo Sulselsatu

Pemkot Makassar Kecolongan Pertahankan Fasum, Akhmad Namsum: Semua Lahan Akan Disertifikasi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 23 November 2022 10:31

Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar Akhmad Namsum (dokumen: istimewa)
Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar Akhmad Namsum (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kecolongan dalam mempertahankan salah satu Fasilitas Umum (Fasum) yang berada di persimpangan Jalan Kyai H Agus Salim dan Jalan KH Ramli.

Pemilik ruko Bandung Gorden menggugat dan pengadilan memenangkannya atas lahan milik Pemkot Makassar tersebut.

Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar Akhmad Namsum mengatakan pihak pengadilan memenangkan penggugat dengan dasar Pemkot Makassar tidak memiiki bukti kuat untuk lahan tersebut.

Baca Juga : Danny Pomanto Minta Pedagang Percayakan Polemik Pengelolaan Pasar Butung ke Pemkot Makassar

“Kalau kurang bukti kepemilikan, pertanyaanya dari dulu tidak ada jalan yang disertifikatkan. Nanti di era saya, baru berniat untuk melakukan pensertifikatan semua lahan, termasuk jalan,” ujarnya saat ditemui wartawan, Senin, (21/11/2022).

Menurutnya, ini menjadi catatan buruk bagi pihak pengadilan, lantaran fasum yang harusnya dipergunakan untuk jalan umum dimenangkan oleh penyerobot lahan. Lahan seluas 50 meter persegi berhasil dikuasai penggugat sejak 10 tahun lamanya.

Kata Dia, dari kejadian tersebut pihak Pemkot akan memperhatikan lahan pemerintah daerah yang belum disertifikasi, dan akan segera disertifikatkan supaya tidak diserobot orang.

Baca Juga : Hadir di Youth Entrepreneurship, Indira Mulyasari Dorong Pemuda Buat Karya Inspiratif

“Sekarang di pengadilan menang. Inilah menurut saya menjadi pelajaran untuk tidak terjadi seperti itu, karena jika itu terjadi maka akan mudah lahan pemerintah daerah diserobot orang,” tekan Namsum.

Dia juga berharap dari proses banding fasum yang dikuasai oleh Pemilik ruko Bandung Gorden bisa diambil alih Pemkot Makassar supaya dapat digunakan untuk publik.

“Mudah-mudahan ditingkat banding itu bisa dapat digunakan untuk publik. Digunakan oleh masyarakat. Mungkin pengadilan berdalih kurang bukti yang kuat, kan tidak ada. Jalan itu milik semua orang untuk digunakan,” pungkas Namsum.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi

 Komentar

 Terbaru

Video02 Desember 2022 21:47
VIDEO: DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI
SULSELSATU.com – Rapat internal Komisi I DPR RI menyetujui Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI. Rapat internal Komisi I DPR RI yan...
Makassar02 Desember 2022 20:45
Selamat! Bank Sulselbar Juara 1 Umum Porseni FKIJK
Bank Sulselbar juara umum Porseni FKIJK...
Ekonomi02 Desember 2022 20:14
Kalla Toyota Wonderland 2022, Hadirkan Promo Menarik Untuk Konsumen Miliki Toyota Impian
Kalla Toyota Wonderland tawarkan banyak promo untuk konsumen dapat miliki Toyota impian...
Lifestyle02 Desember 2022 20:11
Rayakan Golden Moment di Bulan Desember Bersama Golden Combo KFC Indonesia
SULSELSATU.com – Bulan Desember selalu menjadi momen istimewa bagi banyak orang. Sebab pada pengujung tahun biasanya menjadi momen refleksi atas usa...