Logo Sulselsatu

Ranperda APBD Gowa 2023 Targetkan Pendapatan Daerah Naik 3,82 Persen

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 25 November 2022 12:27

Penyerahan Ranperda Kabupaten Gowa tahun 2023 oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan kepada DPRD Kabupaten Gowa (dokumen: istimewa)
Penyerahan Ranperda Kabupaten Gowa tahun 2023 oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan kepada DPRD Kabupaten Gowa (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kamis (24/11/2022).

Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2023 ini diserahkan langsung oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Adnan mengatakan, dalam Ranperda 2023 mendatang pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1.812.877.649.166, sementara belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp1.819.377.649.166.

Baca Juga : RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Tidak Ada Korban Jiwa

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya terjadi kenaikan sebesar 3,82 persen yakni dari Rp1.746.130.954.193 menjadi Rp1.812.877.649.166. Sedangkan belanja daerah tahun sebelumnya sebesar Rp2.127.521.659.566 mengalami penurunan 14,48 persen yang kini Rp1.819.377.649.166.

Kemudian penerimaan pembiayaan ditargetkan Rp53.169.516.068, dan pengeluaran pembiayaan Rp46.669.516.068.

“Adanya target kenaikan pendapatan daerah di berbagai sektor khususnya pada penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan transfer,” katanya.

Baca Juga : Sulawesi Berlian Motor Buka Diler Mitsubishi Perdana di Gowa, Perluas Jangkauan Pasar di Sulsel

Sementara, terjadinya penurunan pada belanja daerah disebabkan oleh adanya penganggaran belanja yang tidak lagi direncanakan pada tahun anggaran 2023 ini.

“Kami proyeksikan terjadi penurunan pada belanja daerah, karena ada beberapa kegiatan yang tidak lagi direncanakan pada tahun 2023 karena bersumber pada pembiayaan dana pinjaman pada Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” jelasnya.

Ia mengatakan, rancangan APBD ini memiliki fungsi perencanaan dan nilai yang amat penting dan strategis, dan diharapkan menjadi salah satu instrumen utama kebijakan publik guna mewujudkan percepatan pembangunan kawasan strategis khususnya pada bidang infrastruktur yang berdampak luas dan bernilai ekonomis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperhatikan juga pada bidang pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga : Bupati Gowa Tinjau Keluarga Miskin Ekstrem, Salurkan Bantuan Secara Langsung

“Ranperda APBD 2023 ini telah didahului dengan pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas anggaran tahun 2023 oleh Banggar DPRD bersama dengan TAPD Gowa,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Gowa Rafiuddin mengatakan bahwa pihaknya akan menyelesaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2023 ini secepatnya. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan Rapat Paripurna Pemandangan Umum fraksi-fraksi dan setelah itu dilakukan pembahasan.

“Mudah-mudahan berjalan dengan baik dan bisa segera ditetapkan sebelum tanggal yang telah ditentukan,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....