Logo Sulselsatu

Pemprov Sulsel Terima Penghargaan Urusan Ketenagakerjaan Kategori Besar Terbaik Pertama

Asrul
Asrul

Rabu, 14 Desember 2022 12:56

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mendapat penghargaan nasional. Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) tahun 2021 diberikan kepada Pemprov Sulsel untuk Urusan Ketenagakerjaan kategori Besar Terbaik Pertama.

Penghargaan itu diterima langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dari Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah dalam acara Penganugrahan Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan tahun 2021 yang diadakan di Aula Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Selasa, 13 Desember 2022.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pencapaian itu berkat berkat dukungan dari pentahelix yang ada di Sulsel dalam pembangunan SDM Ketenagakerjaan di Sulsel.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemprov Sulsel, Pemkab/Pemkot, komunitas buruh/pekerja, pengusaha, akademisi, dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan SDM ketenagakerjaan di Sulsel,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Sudirman juga memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel.

“Selamat atas pencapaian ini. Terus semangat untuk mempertahankan kinerja serta prestasi di tahun mendatang,” ungkap Gubernur Sulsel.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Berdasarkan hasil penilaian Kemenaker, IPK tertinggi pada tahun 2021 pada kategori besar pertama diraih oleh Provinsi Sulawesi Selatan dengan Indeks sebesar 64,20, kategori urusan ketenagakerjaan sedang peringkat pertama diraih provinsi DKI Jakarta dengan Indeks sebesar 72,83, sedangkan untuk kategori urusan ketenagakerjaan kecil diraih provinsi Kalimantan Utara sebesar 71,44 serta untuk kategori akselerasi diraih oleh provinsi Bangka Belitung.

Di kategori besar, Provinsi Sulsel berhasil megalahkan Provinsi Jawa Timur di terbaik kedua dengan indeks 62,15 dan Jawa Tengah di terbaik ketiga dengan indeks 61,17.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dengan indeks pembangunan ketenakerjaan dengan kategori menengah atas.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Kita melakukan pengukuran lewat 9 indikator, mulai dari perencanaan tenaga kerja, penduduk dan tenaga kerja, kesempatan kerja, pelatihan dan kompetensi kerja, produktivitas tenaga kerja, hubungan industrial, kondisi lingkungan kerja, pengupahan dan kesejahteraan pekerja, jaminan sosial tenaga kerja,” kata Ida Fauziyah.

Secara nasional, Ida Fauziyah menyebut IPK berada di angka 63,45. pencapaian ini mengalami kenaikan 2,21 dibanding tahun 2020 dengan IPK 61,33.

“Ini tercipta bukan hanya kinerja kami di Kemenaker. Tapi berkat kontribusi besar bapak/ibu di berbagai daerah,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...