Logo Sulselsatu

Badan Usaha Tanpa Alat Pemadam Kebakaran di Makassar Bakal Ditutup

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 19 Januari 2023 23:21

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemkot Makassar melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar menarget retribusi APAR sebesar Rp1,5 milliar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar Hasanuddin mengatakan, target tersebut naik Rp500 juta dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2022 Rp1 miliar, sekarang naik menjadi Rp1,5 miliar,” ucapnya, Kamis (19/1/2023).

Diketahui, retribusi untuk APAR ini mencakup pompa, springkel, smart detector, heat detector.

Secara umum itu mencakup alat proteksi pasif dan aktif, proteksi pasif mencakup manajemen kebakaran dimana ada pengurus khusus dalam gedung yang telah dilatih.

Sedangkan untuk proteksi aktif mencakup alat-alat yang telah disebutkan sebelumnya.

Berdasarkan aturan baru, setiap gedung khususnya badan usaha wajib memiliki APAR.

Lanjut Hasanuddin, badan usaha yang tidak menggunakan APAR akan diberikan sanksi berupa penutupan.

Sanksi terkait itu akan diperjelas dalam Perwali, dengan Perda Damkar sebagai basis.”

Jadi nanti ada teguran satu, dua hingga tiga, ketiga itu kita sudah penutupan, kita pasang segel bahwa gedung tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Saat ini kategori jenis apa dengan retribusi tertinggi adalah Hidrant, itu bisa mencapai Rp450 ribu per unit.

Itu dikhususkan wajib bagi gedung dengan lantai empat ke atas.

Tak hanya itu, rumah tinggal juga dihimbau untuk menggunakan APAR.

“Untuk rumah tinggal ini mereka gratis, tidak dipungut biaya,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....