Logo Sulselsatu

Gedung Pasar Terong Dikelola Swasta, Status Kios Terbakar Tak Jelas

Hendra
Hendra

Selasa, 07 Februari 2023 14:14

Kebakaran di Lantai 2 Pasar Terong Makassar. (Foto: Tangkapan Layar Video)
Kebakaran di Lantai 2 Pasar Terong Makassar. (Foto: Tangkapan Layar Video)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PD Pasar Makassar Raya belum memutuskan sikap soal jalan yang akan ditempuh pasca-kebakaran yang melanda 24 kios di Pasar Terong.

Direkrut Teknik Operasional PD Pasar Makassar Raya Syamsul Tanca mengatakan, bangunan gedung Pasar Terong Makassar saat ini dikelola pihak ketiga.

Makanya, pihaknya belum bisa mengambil keputusan langkah apa yang akan ditempuh untuk meringankan beban pemilik kios yang terbakar, termasuk penanganan pada gedung Pasar Terong.

Baca Juga : Bikin Susah, Perumda Bakal Ambil Alih Pengelolaan Pasar dari Pihak Ketiga

“Kami kan penanggung jawab pasar yah, kita akan diskusikan bagaimana penanganannya,” kata Syamsul, Senin (6/2/2023).

“Bukan hanya yang terbakar kiosnya, tetapi bangunan ini kan masih belum ada kejelasan, belum ada berita acara dari pihak ketiga, sehingga langkah yang akan kami lakukan harus didiskusikan dengan matang,” lanjutnya.

Peristiwa kebakaran lantai 2 di Pasar Terong tersebut membuat beberapa pedagang mengalami kerugian.

Baca Juga : Kerugian pasca-Kebakaran Pasar Terong Ditanggung Pihak Ketiga

Kendati demikian PD Pasar Makassar tidak berani menjanjikan bahwa ada bantuan kepada pedagang yang terdampak.

“Tapi saya tidak berani menjanjikan bahwa ada bantuan,” katanya.

Namun, selaku penanggung jawab pasar, Syamsul akan mendiskusikan lebih lanjut nasib para pedagang yang terdampak.

Baca Juga : Pasar Terong Terbakar, 24 Kios Dilalap Si Jago Merah

Dia menyebut pihaknya belum bereaksi karena belum ada keputusan bersama dengan pihak-pihak terkait.

Menurutnya, penanganan Pasar Terong berbeda dengan penanganan di Pasar Sentral yang baru-baru ini juga terbakar.

Dia mengatakan bahwa dalam peristiwa kebakaran di Pasar Sentral, yang terbakar adalah di luar dari kawasan perjanjian dengan pihak ketiga.

Baca Juga : Pemkot Makassar Bakal Siapkan Sistem Pemadaman Api di Pasar Tradisional

“Beda karena pasar sentral itu kebetulan yang terbakar pedagang kaki lima. Tidak masuk dalam kawasannya ini perjanjian. Jadi karena persoalan masalah kelangsungan hidup makanya kita intervensi dan tidak berhubungan dengan kerja sama,” katanya.

Sedangkan peristiwa kebakaran di Pasar Terong harus melalui jalur koordinasi dengan pihak yang berwenang.

Hal tersebut karena Perumda Pasar tidak mau alih kewenangan pihak ketiga.

Baca Juga : Tiga Pasar Tradisional di Makassar Bakal Berbenah

“Kalau ini masih harus betul-betul dikoordinasikan dengan pemerintah dengan Kejaksaan. Kita mau bantu juga salah, beda kalau bantu secara pribadi tapi kan tidak mungkin,” ucapnya.

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...