Logo Sulselsatu

Kerja Keras Damkar Padamkan Kebakaran Pabrik Plastik di Maros: Hampir 22 Jam hingga 5 Personel Tumbang

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 20 Februari 2023 22:21

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kebakaran hebat melalap sebuah pabrik plastik yang terletak di Jalan Poros Maros-Makassar, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Karena material yang mudah terbakar, proses pemadaman pun memakan waktu sekitar 20 jam lebih hingga dapat dikuasai personel gabungan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Satpol PP Kabupaten Maros, H. Jufri mengaku, proses pemadaman api dimulai sejak pukul 14.30 Wita, Minggu siang hingga Senin pagi pukul 10.30 Wita, Senin (20/2/2023), atau hampir 20 jam lebih.

Jufri menyebutkan, pemadaman api di Toko grosir Al-Fatir yang berlangsung kurang lebih 22 jam,dan juga membuat sejumlah petugas pemadam kebakaran kelelahan dan terpaksa dievakuasi.

Jufri menjelaskan, dalam hal ini, pihaknya harus menurunkan sekitar 300an lebih personel, selama masa pemadaman api 22 jam tersebut, lima orang petugas kebakaran tumbang, dan harus dievakuasi.

“Anggota kami yang dievakuasi karena kelelahan itu berjumlah sekitar 5 orang. Mereka kelelahan dan kurang tidur. Apalagi memang saat kejadian, beberapa dari mereka sedang jaga. Jadi kurang istirahat,” ujar Jufri, Senin malam.

Selain itu, lanjut Jufri, personel terjun langsung memadamkan api secara terus menerus. Dengan kondisi kepulan asap hitam yang menimbulkan bau karena pembakaran bahan plastik.

“Tak heran beberapa dari petugas tumbang karena menghirup asap tebal berwarna hitam,” ujar Jufri.

Diketahui, peristiwa kebakaran di gudang pabrik plastik ini berada di Jalan Poros Maros-Makassar, atau tidak jauh dari Pasar Batangase Maros. Untuk menjinakkan si jago merah petugas Damkar juga harus menejurkan sebanyak 33 unit Damkar dilibatkan, termasuk alutsista milik TNI Angkatan Udara (AU).

“Banyak armada (mobil Damkar) yang terlibat, jadi Maros 11 unit tambah Makassar 14 unit, angkatan udara 4 unit, angkasa pura 1 unit, Pangkep 2 unit dan Bosowa 1 unit, ini semua diturunkan,” terang Jufri.

Akibat kebakaran ini tidak hanya merugikan pemilik pabrik plastik tersebut, tapi kerugian juga dirasakan oleh warga dan pengguna jalan. Karena jalan poros Maros-Makassar itu mengalami macet selama berjam-jam.

Salah satu warga Maros, Taufik mengatakan sempat terjebak dalam antrean panjang dari arah Maros ke Makassar. Dia pun harus mencari jalan alternatif untuk sampai ke Kota Makassar pada Senin siang.

“Saya terjebak dari jam 9 pagi, saya harus cari jalan tikus (alternatif) untuk bisa sampai di Makassar. Macetnya dari kemarin (minggu) sore karena kebakaran,” kata Taufik.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....