Logo Sulselsatu

Lepas Mahasiswa Program KKN, Rektor UNM: Beri Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 27 Februari 2023 16:35

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam, secara resmi melepas ratusan mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Prosesi pelepasan sekaligus pembekalan bagi mahasiswa KKN semester genap tahun akademik 2022/2023 diikuti oleh unsur pimpinan lingkup UNM yang dilaksanakan di Ballroom Teather lantai 3 Gedung Pinisi UNM, Senin (27/2/2023).

Ketua Satgas KKN UNM, Dr Arifin Manggau melaporkan bahwa KKN tahun ini dilaksanakan dibeberapa daerah di Provinsi Sulawesi Barat dan ke luar negeri untuk KKN Internasional.

Masing-masing diantaranya, KKN Reguler sebanyak 294 mahasiswa, untuk KKN Terpadu sebanyak 271 mahasiswa dan KKN Internasional 6 orang.

Penyebaran KKN UNM yakni di Kabupaten Polman, Majene, Mamuju, Mamuju Tengah, Mamasa, Kabupaten Pasangkayu dan KKN Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia.

Sementara itu, Rektor UNM Prof Husain Syam dalam arahannya menyampaikan bahwa program KKN merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa.

“Kepada anak-anakku dalam pembekalan apa yang diberikan agar benar-benar mengikuti karena disitu kita mendapat pembelajaran untuk kita bawa ke daerah tempat dimana lokasi KKN yang telah ditentukan,” ujarnya.

Prof Husain Syam berharap mahasiswa KKN nantinya dapat memberikan pelayanan yang terbaik, membantu program pemerintah daerah, kecamatan dan desa dalam menyelesaikan program setempat.

“Setiap program yang dibuat pastikan itu membawa hasil yang lebih baik, melalui seminar yang dilaksanakan untuk mendapat masukan, sehingga dapat terealisasi program tersebut,” harapnya.

Guru besar di bidang pertanian ini juga berpesan untuk menjaga nama baik almamater UNM, etika dalam beradaptasi dengan masyarakat setempat harus dipahami.

Bahkan, kata Prof Husain, mahasiswa harus menyentuh kegiatan-kegiatan yang ada di daerah setempat, memberikan pelayanan dan menutupi kekurangan.

“Seperti juga dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah saat dimana ada sekolah yang masih kekurangan guru disitu kita bisa membagi dengan latar pendidikan kita,” jelasnya.

Sedangkan untuk untuk para pembimbing lapangan, Prof Husain Syam meminta agar tetap memantau para mahasiswa KKN yang sedang melakukan program-program sejalan dengan program pemerintah setempat.

“Apalagi disaat anakda melaksanakan KKN nantinya bertepatan dengan bulan suci ramadhan. Kolaborasi dan sinergitas yang harus ditanamkan kepada mahasiswa dan para pendamping,”pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....