Logo Sulselsatu

Uji Coba Senjata Korut Bikin Panas Kuping Jepang, Bakal Borong Rudal AS

Hendra
Hendra

Rabu, 01 Maret 2023 12:28

Ilustrasi. (Foto: Int)
Ilustrasi. (Foto: Int)

SULSELSATU.com, TOKYO – Uji coba rudal balistik Korea Utara yang berjatuhan di dekat perairan Jepang membuat negara ini panas. Pemerintah negeri Sakura tengah mengupayakan pembelian rudal jelalah Tomahawk Amerika Serikat.

Rencana pembelian rudal Jepang terungkap di parlemen saat koalisi pemerintah rapat dengan komite anggaran majelis rendah pada Senin (27/2/2023).

Koalisi pemerintah menuturkan 400 buah rudal menjadi jumlah maksimal yang dapat dibeli Jepang. Namun, jumlah itu belum pasti dan masih bisa diubah.

Baca Juga : TSM Makassar Bakal Gelar Japan Fest 2024, Tampilkan Budaya Negeri Sakura

Dikutip dari NHK, baru-baru ini, koalisi oposisi pemerintah dari Partai Demokrasi Konstitusional mendesak pemerintahan Perdana Menteri Fumio Kishida untuk segera mempercepat pembelian rudal.

Koalisi oposisi juga meminta pemerintah segera mengumumkan kepastian soal jumlah pembelian rudal Tomahawk.

Namun, Kishida menuturkan pembelian ini sangat menarik perhatian publik. Ia pun masih mempertimbangkan apakah pemerintahnya akan mengeluarkan pengumuman resmi atau tidak soal pembelian rudal ini ketika sudah pasti.

Baca Juga : Wah! Jepang Meresmikan Matahari Buatan Terbesar di Dunia

Partai oposisi juga meminta pemerintah memberikan contoh nyata kasus di mana negara akan menggunakan kemampuan serangan baliknya.

Tetapi Kishida menolak membeberkannya kepada parlemen. Ia mengatakan mengungkapkan rincian tersebut dapat mengancam keamanan nasional Jepang.

Rencana pembelian ratusan rudal ini berlangsung ketika situasi geopolitik di Asia Timur kian tak menentu.

Baca Juga : Kereta Api Jepang Kini Terapkan Teknologi Penerjemah Otomatis

Korea Utara kembali melancarkan serangkaian uji coba rudal balistiknya yang beberapa kali jatuh ke dekat perairan Jepang.

Sementara itu, ketegangan antara Taiwan dan China juga terus meningkat sejak Agustus lalu, di mana sejumlah pihak membuka peluang kalau Beijing mungkin saja melancarkan “invasi” layaknya Rusia ke Ukraina.

Di sisi lain, Jepang tidak memiliki angkatan bersenjata (militer) seperti layaknya negara tetangga. Dalam perjanjian antara Amerika Serikat dan Jepang pasca Perang Dunia II, Negeri Sakura secara hukum dilarang memiliki potensi tempur dan berperang sehingga memiliki angkatan bersenjata pun dilarang.

Baca Juga : Srikandi Ganjar Gelar Kompetisi Menyanyi untuk Milenial Penggemar Lagu dan Cosplay Jepang

Meski tidak memiliki pasukan militer atau tentara, sebagai gantinya Jepang memiliki Pasukan Bela Diri (Japan Self-Defense Foce/SDF) yang dibentuk pada 1954. SDF terbagi ke dalam tiga pasukan, yakni Pasukan Bela Diri Barat (GSDF), Pasukan Bela Diri Maritim (MSDF), dan Pasukan Bela Diri Udara (ASDF).

Tujuan dibentuknya SDF pun bukan untuk berperang, namun hanya sebagai pertahanan negara dan bilateral (bekerja sama dengan AS).

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum31 Mei 2026 19:53
Komplotan Begal Truk di Maros Ditangkap, Modus Intai Kendaraan yang Parkir di Bahu Jalan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menangkap tiga pria yang diduga merupakan anggota komplotan begal truk di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (S...
Kriminal31 Mei 2026 19:40
Penjambret HP Siswi SMP hingga Terseret di Tamalate Makassar Ditangkap, 1 Buron
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menangkap seorang pria berinisial AR (25) yang diduga terlibat dalam aksi penjambretan terhadap seorang siswi ...
Pendidikan31 Mei 2026 18:52
IKA Unhas Siapkan Regulasi Baru, Masa Jabatan Pengurus Jadi Lima Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim adhoc Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) menuntaskan pembahasan Anggaran D...
Kriminal31 Mei 2026 18:45
Pemuda di Makassar Ancam Ayahnya Pakai Parang karena Tak Diberi Uang Untuk Judol
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menangkap seorang pemuda bernama Yusril Izabri (27) setelah diduga menganiaya dan mengancam ayah kandungnya me...