Logo Sulselsatu

Legislator Hanura Sulsel Wahyudin Disebut Malas Ikut Rapat Partai

Asrul
Asrul

Rabu, 01 Maret 2023 17:25

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sampetondok tampaknya mulai gerah dengan satu-satunya Anggota DPRD Sulsel asal Hanura, Wahyudin M Nur.

Ia bakal segera melayangkan surat pemberhentian Wahyudin sebagai Anggota DPRD Sulsel dari Hanura.

Ada dua catatanya. Pertama, bila Wahyudin tidak mengajukan diri lagi sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) ke DPD Hanura hingga batas akhir pengumpulan DCS ke KPU pada Mei mendatang. Kedua, jika Wahyudin punya gelagat untuk pindah partai.

Baca Juga : Hanura Sulsel Ziarah ke TMP Panaikang, Andi Muhammad Tegaskan Komitmen Nasionalisme dan Demokrasi

“Kalau tidak daftar bacaleg di DPD Hanura, saya akan PAW (penggantian antarwaktu). Harus keluar dari Hanura (Wahyudin),” ujar Amsal, Rabu (1/3/2023).

Amsal benar-benar merasa kesal dengan Wahyudin. Sebab, sudah lama Wahyudin tidak pernah ikut dalam agenda partai Hanura Sulsel.

“Padahal teman-teman selalu beri info tiap agenda partai, tapi memang tidak pernah hadir rapat,” ungkap Amsal.

Baca Juga : Hanura Sulsel Rampungkan Pelantikan, Andi Muhammad Agendakan Keliling Daerah Gelar Muscab

Bahkan, kata Amsal, meskipun Wahyudin nantinya tidak mendaftar sebagai caleg di partai lain, ia akan tetap memproses pergantiannya di DPRD Sulsel. “Tetap dipecat,” tegasnya lagi.

Amsal tak mengetahui secara pasti, mengapa legislator yang duduk dari Dapil Luwu Raya pada Pileg 2019 lalu itu ogah terlibat lagi di Hanura.

“Yah meskipun isu yang berkembang itu katanya dia mau pindah partai. Tapi itu belum pasti. Nanti kita lihat apakah benar-benar pindah atau tidak,” jelasnya.

Baca Juga : Dilantik OSO, Andi Muhammad Kembali Percayakan Hendra Hartono Sekretaris Hanura Sulsel

Sementara itu, Ketua Bappilu DPD Hanura Sulsel, Amir Anas menjelaskan, berdasarkan arahan dari Timsel Bacaleg DPP Hanura, ditegaskan bila ada legislator Hanura yang punya gelagat tak loyal lagi, mesti segera ditindak.

“Kalaupun ada gejala, harus diberi sanksi seperti PAW. Pokoknya sampai batas waktu mengajukan DCS di KPU tidak mendaftar, tidak ada ampun. Pasti kami akan PAW,” ucapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...