Logo Sulselsatu

Rektor UNM Didampingi WR I Terima Rekomendasi Pembukaan Prodi Kesehatan dari Kemenkes RI

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 09 Maret 2023 22:04

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Impian Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk membuka Program Studi Kedokteran semakin menunjukkan titik terang.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, baru saja memberikan rekomendasi pembukaan Prodi Kedokteran Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter serta Pembentukan Fakultas Kedokteran.

Restu pendirian Prodi Kedokteran dituangkan melalui surat rekomendasi tertanggal 20 Februari 2023.

Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. Husain Syam, M.T.P., IPU, ASEAN Eng didamping Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Hasnawi Haris menerima rekomendasi dari Menteri Kesehatan RI di Kantor Kemenkes RI, di Jakarta, Kamis( 9/3/2023).

Restu pembukaan Prodi Kedokteran diserahkan langsung oleh Dra Oos Fatimah Rosyati selaku Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan di Kantor Kementerian Kesehatan.

Rekomendasi pendirian Prodi Kedokteran merupakan hasil visitasi kelayakan yang berlangsung bulan lalu.

Ketika itu, Tim Kemenkes hadir untuk melihat secara langsung kesiapan UNM di Kampus V UNM, Kota Pare-pare. Berbagai fasilitas dan sarana penunjang dicek oleh Tim Kemenkes.

Prof Husain Syam yang hadir langsung menerima rekomendasi tersebut mengaku sangat bahagia dan bangga atas pencapaian UNM ini.

Menurut Rektor UNM dua periode itu, pendirian Prodi Kedokteran merupakan bagian dari upaya UNM turut serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penyediaan tenaga dokter.

Bagi Prof Husain, kehadiran Prodi Kedokteran UNM di Parepare akan memberikan dan mendekatkan akses bagi calon tenaga dokter di Sulawesi Selatan bagian utara dan Sulawesi Barat.

“Jadi ini memang sudah kami desain sejak awal. Anak-anak di sekitar Ajaptappareng, Bosowa, dan Sulawesi Barat memiliki akses yang lebih dekat untuk menempuh pendidikan calon dokter,” ujarnya.

Sementara itu, Prof Hasnawi Haris selaku penanggung jawab pembukaan Prodi Kedokteran UNM mengungkapkan bahwa rekomendasi Kemenkes merupakan buah dari kerja keras yang telah berlangsung kurang lebih tahun terakhir.

Prof Hasnawi Haris juga menjelaskan bahwa dalam rekomendasi salah satu ketentuan dan peraturan yang telah dipenuhi adalah kerja sama dengan Rumah Sakit Pendidikan sebagai wahana praktik.

Dirinya mengemukakan bahwa pertimbangan pemenuhan kebutuhan dokter juga menjadi dasar rekomendasi.

“Setelah melalui kajian kebutuhan dokter di Provinsi Sulsel dan strategi pemenuhannya melalui kerangka Academic Health System (AHS), akhirnya UNM diberi rekomendasi pembukaan prodi ini,” pungkas Guru Besar Ilmu Hukum ini.

Setelah keluarnya rekomendasi Kemenkes, UNM kini sisa menantikan izin operasional dari Kemendikbudrisrek untuk pembukaan prodi ini.

“Jadi, terakhir kita menantikan izin operasional. Mudah-mudahan juga bisa keluar dalam waktu yang tidak lama,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...