Logo Sulselsatu

Harga Beras Melambung, Ini Kata Kadisdag Makassar

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 11 Maret 2023 12:56

Kepala Dinas Perdagangan Makassar Arlin Ariesta. (Foto: Muhammad Junaedi/Sulselsatu.com)
Kepala Dinas Perdagangan Makassar Arlin Ariesta. (Foto: Muhammad Junaedi/Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Jelang Ramadan harga beras mengalami kenaikan yang cukup signifikan, Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar Arlin Ariesta mengatakan hal tersebut terjadi karena adanya permintaan tinggi dari masyarakat sementara stok yang ada saat ini masih terbatas.

Dari pantauan portalmedia.id, beberapa kebutuahan pokok mengalami kenaikan jelang Ramadan, salah satunya harga beras yang naik signifikan, untuk per karung beras premium dihargai Rp 15.000 per kilogram yang sebelumnya dijual dengan harga Rp14.000 rupiah.

Sementara untuk per karungnya juga berada di kisaran harga tinggi dari harga Rp280.000 per karung saat ini dijual dengan harga Rp340.000 per karung.

Arlin Ariesta mengutarakan, harga beras saat ini masih berfluktuasi atau berubah-berubah karena saat ini belum memasuki musim panen raya sehingga harganya masih tidak menentu.

Lagi pula, ketersediaan beras yang ada saat ini merupakan stok lama, dan berharap pada bulan Ramadan mendatang, pihak pemkot mendapatkan ketersedian baru dari para petani.

“untuk harga tentu kami akan terus melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi pangan, koordinasi terkait keterjangkauan harga dan kelancaran distribusi. Itu terus dilakukan sama tim pengendali inflasi daerah dan kami tetap akan melakukan kegiatan operasi pasar” ungkapnya.

Operasi pasar yang gencar dilakukann Dinas Perdagangan menggunakan skema dengan membagikan distribusi bahan pokok ke posko-posko container kelurahan.

“Memang kalau dikatakan jumlahnya sedikit per kelurahan, ini kita bicara soal jumlah, tapi berbicara distribusi pemerataan ke masyarakat yang membutuhkan itu kami upayakan dapat berjalan secara rutin” tambahnya.

Maka dari itu, pihak Dinas Perdagangan Kota Makassar terus melakukan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan terkait ketersediaan pasokan, baik yang melalui kerjasama antar daerah maupun kerjasama antar distributor. Mengingat juga jelang Ramadan yang dimana permintaan masyarkat akan tinggi.

“jadi ini barang kami tidak bisa katakan bahwa ini kegiatan pemerintah kota saja namun kegiatan terpadu” tutupnya.

Perlu diketahui, diberitakan sebelumnya selain harga beras yang mengalami kenaikan, bahan pokok seperti telur, minyak gorang juga terpantau mahal, dari harga Rp 45.000 per rak naik di angka Rp 55.000 per kilogram.

Hal ini juga diprediksi akan mengalami kenaikan, bahkan senin mendatang harga telur di perkirakan akan kembali mengalami kenaikan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....