Logo Sulselsatu

Bisnis Rempah Herbal, Dari Praktik Sekolah hingga Tembus Pasar Ekspor

Asrul
Asrul

Selasa, 11 April 2023 16:27

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SINGAPURA – Melimpahnya tanaman rempah di Indonesia menjadikan bisnis wedang cukup menggiurkan. Bahkan, produksi usaha kecil menengah mampu memikat konsumen hingga luar negeri sekalipun.

Bisnis wedang salah satunya dijalankan oleh Nur Chayati. Mengusung nama Omah Rempah 3Gen, bisnisnya menjalar dari sekadar praktik sekolah hingga menembus pasar ekspor.

Perkembangan usaha kecil menengah Nur Chayati mengantarkan produk buatannya lolos kurasi dan diikutkan dalam agenda Singapore Expo di West Mall, Singapura. Keterlibatan Omah Rempah 3Gen dalam gelaran itu berkat dukungan PT Bank Negara Indonesia, Tbk (Persero) melalui BNI Xpora.

Baca Juga : BNI Tomoni Hadirkan Solusi Cerdas, Tabungan SimPel untuk Pelajar

Dalam perjalanan hidupnya, Nur merupakan salah satu guru jurusan farmasi pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Tegal. Awalnya produk ini tercipta dari hasil praktik pembuatan sediaan tanaman obat berkhasiat. Dalam kurikulum sekolah, siswa dituntut membuat mengolah tanaman herbal menjadi produk konsumsi siap jual.

Nur memanfaatkan berbagai tanaman herbal yang mudah ditemui serta berkhasiat. Beberapa di antaranya seperti jahe merah, sereh, secang, cengkeh, akar wangi, kayu manis, kapulaga, lada, cabe jawa, daun pandan, daun salam hingga daun jeruk plus gula batu.

Awalnya, produk tersebut dipasarkan secara door to door. Mulai dari kerabat, teman sekolah hingga dilirik oleh masyarakat luar. Tak ayal, usaha ini mendapat respons cukup baik dari konsumen.

Baca Juga : Waspadai Penipuan Online via WhatsApp, Ini Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan

“Usaha kami mendapat apresiasi termasuk Dikbud, Dinkes. Itu juga cikal bakal sekolah kami menjadi sekolah percontohan dan membentuk link and match di dunia kerja dengan dunia sekolah,” ceritanya, Senin (3/4/2023).

Permintaan Omah Rempah 3Gen seketika melejit. Hingga produksi di sekolah tak lagi dapat memenuhi pesanan masyarakat. Walhasil, Nur mulai memproduksi rempah di rumahnya. Usaha kecil menengah ini kemudian berinovasi hingga mampu memproduksi jenis wedang uwuh, wedang kelor hingga wedang kelor plus jahe.

Keuletan Nur juga membawa produknya diminati oleh pasar Turki, Belanda hingga Jepang. Tahun ini, Omah Rempah 3Gen mendapat kesempatan menghadiri Singapore Expo 2023 setelah difasilitasi BNI melalui BNI Xpora. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Nur memperluas pasar ke berbagai negara.

Baca Juga : Kembangkan Pasar BNI Xpora, BNI Menjajaki Bisnis ke Australia

“Kami menjajaki pasar ekspor, sudah audiensi dengan agregator Afrika, Jepang hingga Amerika Serikat. Harapannya target 2023 kami bisa melaksanakan ekspor secara simultan, rutin,” tuturnya.

Namun demikian Omah Rempah 3Gen masih berupaya memenuhi syarat legalitas dari calon buyer. Mulai dari Badan Pangan Obat dan Makanan (BPOM) hingga Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP). Sementara, usaha ini baru mendapat Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

Dukungan BNI

Baca Juga : BNI Griya Pertahankan Pertumbuhan Positif

Perkembangan Omah Rempah 3Gen turut didukung oleh BNI. Melalui kantor cabang di sejumlah negara termasuk Singapura, BNI terus berupaya memperkuat kapabilitas bisnis internasional dalam rangka mendukung ekspansi nasabah ke kancah global.

Perseroan berkomitmen untuk terus melayani masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri, serta menangkap peluang bisnis. BNI fokus mendukung bisnis UMKM yang berorientasi ekspor dengan program pemberdayaan melalui Xpora. Melalui program tersebut, BNI membantu mencarikan pembeli produk UMKM oleh diaspora Indonesia di luar negeri.

Adapun pada Desember 2022 transaksi ekspor-impor BNI tumbuh positif 55 persen YoY, dipengaruhi harga komoditas unggulan Indonesia yang melesat pada 2022.

Baca Juga : April 2023, Transaksi BNI Mobile Banking Catat Peningkatan Signifikan

“Tentunya kami turut bersuka cita melihat banyak UMKM mampu melakukan pameran dan business matching di luar negeri. Semoga semakin banyak lagi UMKM kita yang naik kelas dan Go Ekspor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di dalam negeri,” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...