Logo Sulselsatu

Antisipasi Kemarau Ekstrim, PDAM Makassar Turunkan Pompa Air Baku di Moncongloe

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 06 Juni 2023 16:33

Perumda Air Minum Kota Makassar bersama PT Traya Tirta Makassar yang mengelola IPA 2 Panaikang menurunkan pompa suplesi di bawah Jembatan Nipa-Nipa Moncongloe untuk mengambil air baku (Foto: Istimewa).
Perumda Air Minum Kota Makassar bersama PT Traya Tirta Makassar yang mengelola IPA 2 Panaikang menurunkan pompa suplesi di bawah Jembatan Nipa-Nipa Moncongloe untuk mengambil air baku (Foto: Istimewa).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Suhu udara yang sangat panas dan menyengat begitu terasa beberapa minggu belakangan ini di Kota Makassar. Hal serupa terjadi juga dibeberapa kawasan lain Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini merupakan tanda bahwa musim kemarau telah tiba.

Hal ini tentulah sangat berdampak pada ketersediaan air baku yang ada di Bendungan Lekopancing. Bendungan Lekopancing merupakan sumber air baku yang berjarak sekitar 28 kilometer dari instalasi yang dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Kota Makassar.

Air ini kemudian diolah menjadi air bersih pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang dan IPA Antang. Namun, saat ini mengalami penurunan produksi air bersih akibat sumber air baku mengalami pendangkalan yang mengakibatkan beberapa kawasan di daerah timur dan utara kota sangat berdampak.

Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, FK Unhas Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Anak Gratis

Akibatnya, banyak pelanggan yang tidak lagi mendapatkan air bersih secara maksimal dan merata.

Melihat kondisi tersebut, Perumda Air Minum Kota Makassar bersama PT Traya Tirta Makassar yang mengelola IPA 2 Panaikang menurunkan pompa suplesi di bawah Jembatan Nipa-Nipa Moncongloe untuk mengambil air baku di aliran Sungai Tello, Selasa, (6/6/2023).

Direktur Umum dan Pelayanan Perumda Air Minum Kota Makassar Indira Mulyasari Paramastuti turun langsung memantau dan melihat proses penurunan pompa air baku tersebut.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46, Hadirkan 200 Booth Wastra dan Kriya

“Kami bersama-sama datang melihat dan memantau proses penurunan pompa air bakunya. Diharapkan tambahan air baku ini dapat menutupi defisit air baku dari Bendungan Lekopancing yang mulai menurun akibat musim kemarau,” kata Inda sapaan akrabnya.

Proses penurunan sampai pengoperasian pompanya akan berlangsung sekitar 5-7 hari. Banyak proses yang mesti dilakukan, misalnya penyambungan pipa, uji coba mesin, dan lain-lain.

“Jadi bukan berarti sudah diturunkan, langsung menyedot air, butuh proses dululah. Karena akan dirangkaikan dulu alat-alat dan materialnya supaya bisa dioperasikan dengan baik dan tidak ada hambatan,” jelas Inda.

Baca Juga : 200 Golfer Ikut Turnamen Padivalley Golf Club, Perebutkan Hadiah Rumah dan Mobil MG

Kata Inda harapannya, semoga nanti dengan dioperasikan mesin pompa ini akan mulai mengambil air baku dan dialirkan masuk ke instalasi. Dengan begitu, produksi air akan bertambah dan pasokan air ke masyarakat di utara dan timur kota bisa ditambah dan dimaksimalkan.

“Paling tidak bisa mengurangi keluhan pelanggan yang tidak dapat air akibat musim kemarau,” harap Inda.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...