Logo Sulselsatu

Program Pemberdayaan Islamic Care Yayasan Hadji Kalla Dukung Usaha Mandiri Pembuatan Roti Pesantren

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 18 Juni 2023 20:10

Usaha pembuatan roti di Pesantren Yatama Mandiri (Foto: Istimewa)
Usaha pembuatan roti di Pesantren Yatama Mandiri (Foto: Istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pesantren sebagai salah satu lembaga Pendidikan Nasional yang mempunyai keunggulan dan karakteristik tersendiri dalam membentuk karakter dan pemahaman keagamaan para santri. Selain itu, pesantren juga dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Dalam upaya tersebut, Yayasan Hadji Kalla melalui Bidang Islamic Care memberikan bantuan dan pelatihan melalui usaha pembuatan roti dalam program pesantren berdaya dan mandiri.

Salah satu yang berhasil menjalankan program bantuan pemberdayaan pesantren dari Yayasan Hadji Kalla adalah Pesantren Yatama Mandiri yang terletak di Kabupaten Gowa. Pesantren ini memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi santri dan masyarakat sekitar melalui pengembangan usaha mandiri.

Baca Juga : Kinerja Perbankan Solid, Topang Ekonomi Sulsel yang Tumbuh 6,88 Persen

Program ini, Pesantren Yatama Mandiri memberikan bantuan modal dan fasilitas untuk mendirikan unit produksi roti di dalam pesantren. Pengelola yang terdiri dari santri dan para alumni diberikan pelatihan dalam pembuatan roti, mulai dari proses produksi, manajemen usaha, hingga pemasaran.

Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengelola usaha roti secara mandiri.

Bantuan ini bertujuan untuk membantu pesantren dalam menciptakan sumber pendapatan tambahan yang dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pendidikan dan kesejahteraan santri.

Baca Juga : Pantau Dampak Geopolitik, OJK: Stabilitas Perbankan Indonesia Tetap Resilien

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar dengan memberikan peluang kerja dan menggerakkan perekonomian lokal.

Pesantren bekerja sama dengan pelaku usaha roti lokal, ahli dalam bidang kuliner, dan pakar manajemen usaha untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada peserta. Selama pelatihan, peserta diajarkan tentang teknik pembuatan roti yang baik, pemilihan bahan baku yang berkualitas, pengelolaan produksi yang efisien, dan strategi pemasaran yang efektif.

Roti yang dihasilkan dijual dengan harga variatif, mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000. Setelah berjalan kurang dari setahun semenjak program bantuan ini diberikan, usaha mandiri pembuatan roti Pesantren Yatama Mandiri ini telah beromset Rp3 hingga Rp5 juta rupiah setiap bulan.

Baca Juga : Pengembangan SDM Muda, Kolaborasi Perdana Yayasan Hadji Kalla dan Avamora

Omset dari hasil tersebut bisa digunakan pesantren untuk menggaji para santri yang terlibat hingga untuk menutupi biaya operasional.

Penanggung jawab usaha mandiri di Pesatren Yatama Mandiri Abdul Rahim menjelaskan, hasil dari pelatihan yang diberikan oleh Yayasan Hadji Kalla sangat memuaskan.

“Santri dan dan para alumni yang terlibat telah berhasil menghasilkan berbagai jenis roti dengan kualitas yang baik. Mereka juga menerapkan strategi pemasaran yang inovatif, termasuk penjualan secara online dan kerjasama dengan toko-toko kecil yang ada di sekitar pesantren,” kata Rahim.

Baca Juga : Program Desa Bangkit Sejahtera LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Petani Loka Pere di Majene

Abdul Rahim yang juga mejabat sebagai sekretaris Yayasan Yatama Mandiri mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh Yayasan Hadji Kalla. Beliau berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi pesantren dan masyarakat sekitar.

Mewakili Yayasan Hadji Kalla, Salman Febriyansyah menjelaskan, melalui pemberdayaan pesantren dengan usaha mandiri pembuatan roti, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mandiri secara ekonomi dan memberikan dampak positif bagi pesantren, santri, dan masyarakat sekitar.

Yayasan Hadji Kalla berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan semacam ini, guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Salurkan Zakat Berdampak Nyata, Yayasan Hadji Kalla Raih BAZNAS Awards 2025

Untuk mengetahui informasi terbaru mengenai Yayasan Hadji Kalla, masyarakat dapat berkunjung ke Instagram, Facebook dan Twitter dengan nama akun @yayasankalla. Dapat pula mengunjungi website resmi di www.yayasanhadjikalla.co.id atau menghubungi hotline Kalla Care di nomor Whatsapp 0811 4414 030 dan nomor 0411 300 0103.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...