SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semut merupakan salah satu jenis serangga yang sering dijumpai. Dalam rumah maupun di luar rumah.
Saat di rumah, kita sering kali menemui serangga ini mengerubuni makanan yang ada di atas meja.
Semut memang tidak membawa penyakit dalam tubuhnya, tapi semut dapat membawa bakteri dan jamur yang dapat mencemari makanan.
Baca Juga : Semut Terlihat Berpelukan Jika Saling Bertemu, Begini Ceritanya
Makanan yang telah dikerubuni sebaiknya dibuang dan jangan dimakan kembali. Makanan yang sudah dikerubuni semut, kebersihannya akan berkurang.
Kita tidak tahu semut datangnya dari mana. Bisa saja melewati kotoran atau bangkai binatang lain. Ketika makanan sudah dikerubuni semut, memang sebaiknya langsung dibuang seperti yang dikutip dari klikdokter, Jumat (4/8/2023).
Mengonsumsi makanan yang sudah digerayangi semut bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan, seperti diare, mual, dan muntah.
Aroma makanan yang sudah dikerubungi semut juga biasanya sudah berbeda. Selera makan bisa berkurang dan timbul mual.
Bila jumlah semut yang termakan tidak terlalu banyak (1-2 semut), umumnya tidak akan menjadi masalah. Sebab, semut bisa ikut terurai saat masuk ke sistem pencernaan.
Hanya saja, jika yang termakan terlalu banyak, efek makan semut bisa menimbulkan beberapa gangguan seperti mual dan muntah.
Kalau semut rumahan, sebenarnya jarang sekali memberikan efek kesehatan. Karena, semut rumahan berbeda dengan jenis semut lainnya seperti semut api.
Bagaimana jadinya bila semut yang tak sengaja termakan adalah semut api? Berikut beberapa efek makan semut, baik jenis api maupun rumahan, yang mungkin bisa terjadi:
Rongga Mulut Tersengat
Sebelum masuk ke sistem pencernaan, semut api bisa saja menyengat rongga mulut dan membuat area itu sakit dan terinfeksi.
Pasalnya, semut api memiliki sengatan yang tajam dan bisa melukai kulit tubuh, termasuk rongga mulut.
Muncul Diare
Baik semut api ataupun rumahan, keduanya sama-sama bisa menimbulkan diare. Karena, semut bisa datang dari mana saja, termasuk tempat-tempat kotor.
Jika kamu memiliki perut yang sensitif, maka kemungkinan diare bisa saja muncul.
Mual
Selain diare, kamu juga bisa merasa mual karena gangguan sistem pencernaan. Semut juga punya aroma khas yang cenderung mengganggu sehingga bikin mual.
Bila kamu masih ingin mengonsumsi makanan yang sudah disemutin, misalnya dalam kondisi darurat, sebaiknya panaskan dan masak kembali makanan tersebut.
Tips Menjaga Makanan dari Semut
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah makanan dikerubungi semut:
1. Jaga kebersihan daerah sekitar makanan
2. Hindari sisa makanan di sekitar meja makan atau lokasi penyimpanan makanan
3. Tutup rapat wadah makanan
4. Siapkan wadah dengan tutup kedap udara sehingga semut tidak dapat masuk
5. Gunakan kapur antisemut di daerah sekitar meja. Namun, perhatikan jangan sampai zat tersebut mengontaminasi makanan
6. Simpan makanan di kulkas.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar