Logo Sulselsatu

Dewan Pendidikan Makassar Siap Kawal Asesmen Kepala Sekolah

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 26 Agustus 2023 19:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pendidikan Kota Makassar akan mengawal proses asesmen kepala sekolah di Makassar. Proses asesmen diharapkan berjalan secara objektif dan transparan.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo, mengatakan hal itu saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Mengawal Asesmen Kepala Sekolah di Makassar yang berlangsung di Kantor Dewan Pendidikan Makassar, Jumat (26/8/2022).

FGD dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin, dan pakar pendidikan UNM Makassar, Prof. Arismunandar, serta Widyaprada Kemdikbud, Halim Muharram.

Rudianto mengatakan asesmen kepala sekolah harus sesuai dengan regulasi yang ada termasuk Permendikbud Nomor 40 Tahun 2021 dan Peraturan Daerah Makassar Nomor 1 Tahun 2019.

“Alhamdulillah Dewan Pendidikan juga dilibatkan dalam asesmen kepala sekolah di Makassar,” kata Ketua DPRD Makassar itu.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin, dalam forum ini menjabarkan tahapan asesmen. Mulai dari admistrasi, ujian Computer Assessment Test (CAT), uji publik, hingga wawancara.

Muhyiddin menambahkan, asesmen akan dilakukan untuk 314 SD dan 55 SMP negeri. Menurut dia, sesuai regulasi, calon kepala sekolah harus berusia maksimal 56 tahun.

“Untuk menjaga transparansi, ada tahapan uji publik. Jadi masyarakat bisa memberi tanggapan terhadap calon kepala sekolah,” kata Muhyiddin.

Pakar pendidikan UNM Makassar, Prof. Arismunandar, yang hadir sebagai narasumber mengapresiasi kebijakan Pemkot Makasar yang akan melakukan asesmen. Mantan Rektor UNM Makasar itu menyebut asesmen penting dalam mengukur kinerja kepala sekolah.

Idealnya, kata dia, masa jabatan kepala sekolah cukup dua periode atau delapan tahun. Selain menjaga regenerasi pembatasan masa tugas kepala sekolah juga penting dalam menjaga kualitas pembelajaran di satuan pendidikan yang dipimpinnya.

“Biasanya kepala sekolah yang sudah lebih dua periode itu kompetensinya makin menurun. Karenanya masa tugasnya mesti dibatasi,” kata Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulsel itu.

Arismunandar juga mengusulkan tiga poin penting yang menjadi penilaian dalam asesmen kepala sekolah. Pertama, dashboard atau hasil kerja yang mencakup akreditasi sekolah dan rapor mutu. Kedua, perilaku kerja masing-masing kepala sekolah dan ketiga asesmen kompetensi.

“Sekolah yang akreditasinya turun itu bukti kepala sekolahnya tidak cakap. Begitu juga kompetensi literasi dan numerasi dan status adiwiyata sekolah perlu jadi indikator,” kata Arismunandar.

Halim Muharram yang juga menjadi narasumber memberi apresiasi terhadap penyelenggaraan asesmen kepala sekolah ini. Ia mengatakan di Makassar banyak sekolah yang dipimpin kepala sekolah berstatus pelaksana tugas.

“Banyak hal yang tidak bisa dilakukan oleh sekolah yang hanya dipimpin pelaksana tugas. Termasuk tidak bisa menandatangani ijazah dan mencairkan dana BOS,” katanya.

Sementara itu, anggota Dewan Pendidikan Makassar, Zainuddin Djaka, yang juga menjadi narasumber mengingatkan Dinas Pendidikan agar tetap berpedoman pada Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Regulasi ini antara lain mengatur tentang pengisian jabatan kepala sekolah. Termasuk syarat khusus seperti pernah ikut calon kepala sekolah dan batas usia maksimum 56 tahun.

“Dinas Pendidikan Makassar harus tegas menjabarkan regulasi pembatasan usia 56 tahun itu. Misalnya, calon kepala sekolah usianya harus di bawah 56 tahun,” kata Zainuddin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video10 Agustus 2026 21:39
VIDEO: Peternak Ayam Gelar Aksi di Makassar, Bagi-bagi Telur ke Pengendara
SULSELSATU.com – Sejumlah peternak ayam menggelar aksi damai di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (10/8). Peternak ayam itu tergabung dalam Pete...
Sulsel10 Agustus 2026 21:13
PT Vale dan Pemkab Morowali Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Unsongi
Desa Unsongi, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat....
Metropolitan10 Agustus 2026 17:54
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semangat merah putih mulai dikobarkan di berbagai penjuru Kota Makassar, menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ...
Metropolitan10 Agustus 2026 17:52
Dua Kelurahan Makassar Jadi Pilot Project Sadar HAM, Appi Harap Jadi Replikasi ke 153 Kelurahan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam upaya membumikan nilai-nilai hak asasi manusia hin...