Logo Sulselsatu

Dewan Pendidikan Makassar Dukung Kebijakan Wajib PAUD Sebelum Masuk Sekolah Dasar

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 05 September 2023 17:38

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pendidikan Kota Makassar mendukung kebijakan pemerintah kota yang mewajibkan anak didik masuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebelum tercatat sebagai murid sekolah dasar. PAUD menjadi salah satu jenjang pendidikan formal dan menjadi persyaratan masuk SD.

Dukungan terhadap kebijakan ini disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo pada kegiatan Sosialisasi Penguatan Peran Serta Yayasan Pengelola PAUD di Hotel Karebosi Premier, Selasa (5/9/2023). Sosialisasi diikuti 80 yayasan pengelola PAUD di Makassar.

Rudianto yang juga Ketua DPRD Kota Makassar itu mengatakan jenjang pendidikan PAUD atau Taman Kanak-kanak merupakan tahapan penting dalam perkembangan kepribadian setiap anak. Karena itu guru-guru TK dan PAUD mengemban tugas mulia dalam menanamkan pendidikan karakter ke anak didiknya.

“Kebijakan pemerintah kota Makassar yang menetapkan PAUD sebagai salah satu jenjang pendidikan sebelum sekolah dasar tentu perlu didukung bersama,” katanya.

Seperti diketahui, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto sudah mengeluarkan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 52 Tahun 2021. Regulasi itu mewajibkan setiap anak harus mengecap pendidikan di PAUD sebelum masuk sekolah dasar.

Hanya saja hingga kini regulasi itu belum dilaksanakan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin yang juga hadir sebagai narasumber di acara ini mengatakan perwali wajib PAUD itu masih dalam tahap sosialisasi. Implementasinya kemungkinan baru dijalankan pada 2024 mendatang.

Sebagai bagian dari komitmennya dalam kebijakan ini, pemerintah kota Makassar akan membangun 15 PAUD di lima belas kecamatan. Tahun ini bahkan sementara dibangun dua unit. Satu di Kecamatan Mariso dan satu di Rappocini.

Wakil Ketua DPKM, Yeni Rahman berharap pembangunan PAUD baru mempertimbangkan wilayah yang fasilitasnya PAUD-nya terbatas. Kehadiran PAUD negeri yang dibangun pemerintah kota Makassar juga diharapkan tidak mengganggu lembaga PAUD yang lebih dahulu ada.

“Jangan sampai PAUD negeri ini mengganggu taman kanak-kanak atau PAUD yang dikelola swasta selama ini. Karena selama ini yang banyak menjamur itu PAUD yang dikelola swasta,” kata Yeni.

Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Dr Shinta Werorilangi yang juga tampil sebagai narasumber menambahkan komitmen Bunda PAUD dalam menorong kualitas layanan PAUD di Makassar.

Di depan puluhan pengelola PAUD, Shinta menjelaskan secara detail peran dan tugas Bunda PAUD Kota Makassar. Mulai dari mendorong partisipasi masyarakat dalam menyekolahkan anaknya di lembaga PAUD hingga memotivasi pengelola dan guru-guru PAUD.

Di Makassar, kata dia, ada lebih 800 lembaga PAUD yang tersebar di 15 kecamatan. Lembaga itu berbentuk taman kanak-kanak (TK), kelompok bermain, tempat penitipan anak, dan satuan pembelajaran sejenis.

“Tetapi dari 800 lebih PAUD yang ada itu, yang aktif hanya 500-an. Lebih 300 sudah tidak aktif. Mungkin juga karena dampak covid-19 sehingga operasionalnya terganggu,” kata dosen kelautan Universitas Hasanuddin Makassar itu.

Dari sekian banyak lembaga PAUD itu, anak-anak yang tertampung hanya mencapai 20 ribuan. Rinciannya di TK 18.565 anak, kelompok bermain 2.286 anak, dan TPA 107 anak.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan10 Agustus 2026 17:54
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semangat merah putih mulai dikobarkan di berbagai penjuru Kota Makassar, menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ...
Metropolitan10 Agustus 2026 17:52
Dua Kelurahan Makassar Jadi Pilot Project Sadar HAM, Appi Harap Jadi Replikasi ke 153 Kelurahan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam upaya membumikan nilai-nilai hak asasi manusia hin...
Ekonomi10 Agustus 2026 17:44
OJK Prioritaskan Integritas Pasar Modal, Luncurkan ETF Emas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadikan penguatan integritas pasar modal sebagai prioritas dalam mendorong transformasi Pasar Modal Indonesia....
News10 Agustus 2026 17:39
4 Bulan Merugi, Peternak Sulsel Bagikan Ayam Gratis: Kami Sudah Tak Sanggup
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengusaha dan peternak ayam petelur di Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di kantor sementara DPRD Sulsel di ...