Logo Sulselsatu

CEO PT Vale di COP 28 Dubai Tegaskan Komitmen Menjadi Perusahaan Rendah Karbon Terdepan di Dunia

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 02 Desember 2023 11:14

CEO PT Vale Febriany Eddy dalam acara Conference of Parties (COP) ke-28 di Dubai, Uni Emirat Arab. Foto: Istimewa
CEO PT Vale Febriany Eddy dalam acara Conference of Parties (COP) ke-28 di Dubai, Uni Emirat Arab. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com – CEO PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Febriany Eddy menjadi salah satu panelis pada diskusi mengenai perubahan iklim, di Paviliun Indonesia pada perhelatan dunia Conference of Parties (COP) ke-28 di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (30/11/2023).

Diskusi panel dipandu oleh Penasihat Senior Menteri KLHK RI Efransjah dengan menghadirkan beberapa pembicara dari pelaku industri terkemuka di tanah air.

Pembicara lainnya adalah Direktur Medco Energi Amri Siahaan, Presiden Direktur AMMAN Rachmat Makassau, CEO PLN Darmawan Prasodjo, dan Direktur PT Astra International Tbk Gita Tiffany.

Baca Juga : PT Vale Bersama PSM Makassar Kolaborasi Kembangkan Ekonomi Kreatif Lokal UMKM dan Olahraga

Para pembicara menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan untuk berperan konkret dalam mengatasi krisis iklim. Hal ini selaras dengan topik panel ‘Transforming the Nation to Renewable Energy’.

Febriany mengawali pemaparannya dengan menyampaikan satu slide yang memuat foto udara Danau Matano. Di hadapan hadirin di Paviliun Indonesia. Febri mengungkap, tantangan terbesar PT Vale adalah menjaga Danau Matano dan keanekaragaman hayati di garis Wallacea.

Kemudian, Febri juga membagikan informasi terkait investasi signifikan PT Vale pada Energi Baru Terbarukan (EBT), yakni dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) pertama pada 1978, yang disusul dengan pembangunan PLTA kedua dan ketiga pada 1999 dan 2011.

Baca Juga : Head of Communications PT Vale Sebut Nikel Solusi Transisi Energi, Penting Dikelola Berkelanjutan

“Ketiga PLTA menghasilkan listrik 365 megawatt yang menjadi 100 persen sumber energi dalam aktivitas smelting atau peleburan nikel di pabrik,” jelas Febri.

Febri juga menyampaikan tiga proyek masa depan PT Vale, yakni di Sulawesi Tengah, Tenggara, dan Selatan. Pada ketiga proyek dengan nilai investasi mencapai 8,6 miliar dolar AS ini, PT Vale akan menggunakan sumber-sumber energi berbasis EBT, termasuk mengoptimalkan gas alam.

Febri menegaskan, melalui inisiatif ini, PT Vale harus menjadi perusahaan rendah karbon di dunia. “Meskipun penggunaan gas alam membutuhkan biaya yang lebih besar, yakni menambah hingga 300 juta dolar AS pada capex, PT vale tetap memilih menggunakan opsi ini untuk mengurangi emisi,” ungkap Febri.

Baca Juga : PT Vale Bertemu Mahasiswa Lutim di Yogyakarta Bahas Pertambangan Berkelanjutan

Pada hari kedua diskusi panel, Jumat (1/12/2023), Febri kembali menjadi salah satu panelis dengan topik bahasan ‘Adoption of Transition Energy, Nature-Based Solution, Biomass and Circularity as Practical Climate Change Solution’.

Febri menyampaikan, PT Vale memiliki dua inisiatif besar yang akan berkontribusi pada pengurangan 700 ribu ton CO2, yakni penggunaan biomassa serta konversi bahan bakar ke gas alam.

“Kami memiliki peta jalan yang jelas, serta perencanaan proyek yang sangat detail. Jadi, apa yang kami janjikan, maka itu pulalah yang akan kami laksanakan,” ungkapnya.

Baca Juga : PT Vale Bangun Jalan Penghubung Wisata Titian Beton Dukung Pariwisata Kolaka

Pada perhelatan COP ke-28 ini, PT Vale aktif berpartisipasi pada rangkaian panel di Paviliun Indonesia. Pada Senin, 5 Desember 2023 CEO PT Vale akan kembali menjadi salah satu panelis pada diskusi dengan tema ‘Zero Waste and Zero Emission Goals on Municipal Solid Waste’.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya menyampaikan Pemerintah Indonesia menyoroti hasil dari berbagai aksi iklim praktis yang dilakukan dalam memastikan tercapainya target penurunan emisi netral pada 2030 di sektor kehutanan dan lahan atau Forest and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030 dalam Conference of the Parties (COP) 28 UNFCCC di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

“Pada COP28, prioritas kita adalah untuk menyoroti hasil-hasil utama dari aksi-aksi iklim yang kita lakukan, terutama dalam memastikan target-target iklim FOLU Net Sink 2030 Indonesia tetap berjalan sesuai rencana,” katanya.

Baca Juga : PT Vale Kampanye Peduli Lingkungan dan Ajak Masyarakat Kelola Sampah Secara Bijak

Menteri Siti berharap, hasil dari berbagai aksi iklim itu dapat membuat Indonesia mempertahankan kendali dan memainkan peran yang menentukan dalam mencapai tujuan peningkatan Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat.

Terlebih, Indonesia telah menciptakan sejumlah langkah dan kebijakan monumental seperti Rencana Operasional Forest and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030, yang merupakan hasil diskusi pada COP26 di Glasgow dua tahun lalu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama04 Maret 2024 15:15
Kuasa Hukum Tersangka Pembobolan Kotak Suara di Jeneponto Ajukan Praperadilan
SULSELSATU.com,JENEPONTO – Saiful yang merupakan Kuasa Hukum tersangka dugaan Pembobolan Kotak Suara, AA dan FB di Gedung PPK Bangkala Barat, re...
Pendidikan04 Maret 2024 15:00
Praktik Sosial ESG PT Pegadaian Dorong Inovasi dan Kreativitas di Berbagai Universitas Seluruh Indonesia
PT Pegadaian dengan bangga mempersembahkan The Gade Creative Lounge (TGCL). Ruang belajar kolaboratif modern untuk memfasilitasi pertukaran ide, inova...
Sulsel04 Maret 2024 14:35
PT Vale Bersama PSM Makassar Kolaborasi Kembangkan Ekonomi Kreatif Lokal UMKM dan Olahraga
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kolaborasi dengan klub sepak bola PSM Makassar melalui program Pemberdayaan Masyarakatnya (PPM) mengintegrasikan penge...
Berita Utama04 Maret 2024 14:32
Polres Jeneponto Resmi Tetapkan Tersangka Pelaku Pembobolan Kotak Suara di Gedung PPK Bangkala Barat
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Dua orang terduga pelaku pembobolan kota suara di Gedung PPK Kecamatan Bangkala Barat Inisial AA dan FB resmi diteta...